TNI-Polri Bersama Rutan Kelas II B Tanjung Redeb Gelar Razia Kamar Narapidana
Razia kamar narapida dilakukan gabungan TNI-Polri bekerjasama dengan Rutan Kelas IIB
POSKOTAKALTIMNEWS.COM,TANJUNG
REDEB -
Rutan Kelas IIB bersama Polres Berau mengadakan razia dadakan. Hinga bisa melakukan
pembersihan benda benda terlarang hunian Warga Binaan Permasyarakatan (WBP).
Kegitan ini dipimpin langsung Kapolres Berau
AKBP Anggoro Wicaksono sekitar pukul 9:00 Wita. (19/4/22).
Anggoro Wicaksono menuturkan, Razia ini
digelar secara rutin. Hal ini dilakukan untuk menjaga keamanan tetap terjaga.
Sasarannya adalah narkoba, sajam, alat komunikasi dan barang terlarang lainnya.
Saat pemeriksaan, Anggoro menyampaikan
beberapa hal kepada warga binaan, diantaranya agar mengambil pelajaran sehingga
dapat bertobat.
''Dan dapat meningkatkan kreatifitasnya
masing masing," ucapnya.
meskipun sudah menjadi warga binaan, Ia
berharap agar tetap melakukan kegiatan ibadah sesuai dengan kepercayaan
agamanya masing masing.
“Tetap lakukan ibadah dan menjaga kesehatan,”
tandasnya.
Kepala Rutan Tanjung Redeb, Puang Dirham
menjelaskan, kegiatan penggeledahan dengan menggandeng TNI & Polri bertujuan untuk meningkatkan keamanan dan ketertiban di area blok hunian WBP.
Dengan berbekal alat pendeteksi logam dan
sarung tangan, petugas menggeledah setiap ruang di area blok hunian WBP.
"Kegiatan ini bertujuan untuk melakukan
pengecekan terkait pengamanan dan ketertiban di area blok hunian WBP.", ucapnya
kepada media.
"Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan
untuk meningkatkan sinergitas antara Rutan Tanjung Redeb dengan TNI &
POLRI.", jelas Puang.
Dalam razia itu petugas berhasil mengamankan
sejumlah barang terlarang diantaranya yaitu Sajam Rakitan yang terbuat dari
korek api, Gunting Kuku, Pinset, Sendok Besi dan Cermin Kaca. Barang terlarang
tersebut disita oleh petugas untuk selanjutnya akan dimusnahkan.
Kegiatan yang dilaksanakan atas dasar
perintah Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia, Yasonna H. Laoly dan di
diteruskan ke Direktorat Jenderal Pemasyarakatan untuk selanjutnya di
laksanakan oleh seluruh Unit Pelaksana Tehnis Pemasyarakatan di Seluruh
Indonesia dalam rangka Hari Bhakti Pemasyarakatan Ke-58 untuk menjaga Kemanan
dan Ketertiban lingkungan WBP agar terjaga kondusif.(sep)