Muscab ke V Adwindo Kukar Sekaligus Workshop UMKM Optimalisasi Digital Platform
POSKOTAKALTIMNEWS.COM,
KUKAR-
Asosiasi Duta Wisata Indonesia (Adwindo) Kukar menggelar workshop UMKM creative
preunur dengan tema "optimalisasi digital platform sebagai pundamental
bisnis, dan Musyawarah Cabang ke V, di Hotel Grand Elty Singgasana, Sabtu
(28/5/2022).
Kegiatan tersebut dibuka Asisten II Setkab
Kukar Wiyono, dan dihadiri perwakilan Dinas Pariwisata, Kepala Dinas Koperasi
dan UMKM H Tajjudin.
Wiyono mengatakan, UMKM mempunyai arti peran
penting. UMKM adalah usaha perdagangan yang dikelola oleh badan usaha atau
perorangan yang merujuk pada usaha ekonomi produktif, sesuai dengan kriteria
yang ditetapkan oleh Undang Undang Nomor 20 Tahun 2008.
"Karakteristik UMKM dapat diklasifikan
menjadi 4 kriteria yaitu, Livelihood Activities ialah UMKM yang digunakan
sebagai kesempatan kerja untuk mencari nafkah. Umumnya dikenal sebagai sektor
informal," kata Wiyono.
Kemudian Micro Enterprise yakni UMKM yang
memiliki sifat pengrajin, tetapi tak bersifat kewirausahaan. Small Dynamic
Enterprise merupakan UMKM yang telah memiliki jiwa kewirausahaan serta mampu
menerima pekerjaan subkontrak dan ekspor. Fast Moving Enterprise adalah UMKM
yang telah memiliki jiwa kewirausahaan dan akan melakukan transformasi menjadi
usaha besar.
Kata dia, peran UMKM terhadap Ekonomi
Indonesia khususnya Kukar adalah menciptakan lapangan kerja, sehingga
pengangguran otomatis berkurang. UMKM menunjukkan peningkatan yang signifikan
secara jumlah, dan diversifikasi usaha serta mampu bertahan di tengah krisis
ekonomi di era disruptif global dewasa ini.
Di sisi lain, perkembangan teknologi
informasi dan digital, yang ditandai dengan kemudahan akses informasi melalui
media digital, telah secara fundamental menciptakan transformasi di segala
aspek.
"Hal ini merupakan peluang bagi UMKM
untuk secara fundamental merevolusi konsep dan strategi bisnis dengan
memanfaatkan kemajuan teknologi," sebutnya
Dalam program Kukar Idaman, ada beberapa yang
menjadi program prioritas yang berkesinambungan dengan kegiatan ini,
diantaranya usaha kecil idaman, Kukar Kreatif Idaman, Kukar Kaya Festival.
Harapannya UMKM Kukar semakin maju dan
berkembang, serta memiliki kereativitas dalam usahanya.
Sementara itu Ketua Adwindo Kukar lama Catur
Palinggi menuturkan, dalam pertemuan ini ada 2 kegiatan, yakni optimalisasi
digital platform sebagai pundamental bisnis untuk UMKM maju, dan Musyawarah
Cabang kepengurusan Adwindo Kukar.
"Muscab ini sampai sore, muscab
dilakukan 2 tahun sekali sejak 2011 lalu, muscab kali ini kita melibatkan
eksternal organisasi dengan mengadakan workshop optimalisasi digital
platform," ujar Catur Palinggi
Melalui Muscab ini bisa menggandeng
pemerintah daerah, bukan hanya non pemerintah. Diharapkan bisa sinergitas
dengan OPD yang ada di Kukar, bukan OPD Pariwisata saja.
"Seperti Dinas Peindustrian dan
Perdagangan, Dinas Koperasi dan UMKM dan lainnya, kita harus bersinergi untuk
mengembangkan Adwindo di seluruh sektor Kukar," ungkapnya.(*riz)