Jalan STT Migas Bisa Jadi Jalan Alternatif Menuju TPA Baltim
Anggota
Komisi III DPRD Balikpapan Nurhadi Saputra
POSKOTAKALTIMNEWS.COM,
BALIKPAPAN-
Beberapa waktu lalu komisi III DPRD kota Balikpapan telah melaksakan rapat
dengar pendapat dengan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) untuk membahas permasalahan
lingkungan di kota Balikpapan, salah satunya kapasitas sampah yang mencapai 6
ribu ton sehari.
Namun dalam rapat, Anggota Komisi III DPRD
Balikpapan Nurhadi Saputra justru menyinggung perihal akses Jalan Proklamasi
yang digunakan menuju Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Manggar.
"Ditambah sekarang jalan itu sudah
rusak, dan saya minta PU untuk gunakan Jalan Trans AD (tembusan STT Migas) agar
betul-betul diperbaiki," ucap Nurhadi pada awak media, Kamis (4/8/2022).
Lanjutnya, selain digunakan untuk jalan
alternatif menuju Balikpapan Timur (Baltim), jalan tersebut juga bisa menjadi
akses mobil yang memuat sampah menuju TPA.
Dikatakan, bahwa secara spesifik pihaknya
tidak membahas, lantaran DLH sendiri tidak membahas permasalahan lahan sampah
yang membludak.
"Cuma setahu saya kawasan TPA itu cukup
luas, karena baperzone di wilayah sekitarnya termasuk banyak, tinggal mereka aja
mau mensiasati menambah atau enggak. Saya tau lokasi itu karena berbatasan
dengan tanah saya," imbuhnya.
Tetapi apakah baperzone itu bisa dipergunakan
untuk menjadi kawasan TPA ia tidak mengetahui, karena itu teknis dan hanya
mereka yang tahu.
Jadi mereka hanya berbicara mengenai akses
dan ia pun sepakat jika akses STT Migas juga bisa digunakan untuk mobil
pengangkut sampah ke TPA.
"Jadi kalau memuat sampah dari kilo
nggak perlu sampai muter ke Grand City dan melewati Sepinggan. Tinggal potong
aja langsung lewat sana, sudah pasti itu menghemat energi menghemat, biaya dan
tidak buang waktu," ungkapnya. (ari)