Dua Tahun Vakum, Pawai Pembangunan HUT ke 77 RI di Kukar Meriah
POSKOTAKALTIMNEWS.COM,
KUKAR- Setelah dua tahun vakum, tak ada
kegiatan pawai pembangunan, pada tahun ini pemkab Kukar menggelar pawai Pembangunan,
dan berlangsung sangat meriah.
Sekitar 130 kelompok yang terdiri dari
kesenian musik maupun budaya, Organisasi Perangkat Daerah (OPD), berbagai
sekolah, kelompok tani, turut meramaikan pawai pembangunan dan budaya.
Pawai tersebut berlangsung di kawasan Timbau,
dan langsung disaksikan oleh Bupati Kukar Edi Damansyah, serta didampingi
Sekretaris Kabupaten (Sekkab) H Sunggono, Minggu (21/8/2022).
Berbagai pertunjukan yang dibawa dari
berbagai kelompok seni, baik itu pencak silat, musik, tari, maupun reog.
Antusias masyarakat juga sangat banyak, sebab
selama 2 tahun ini pawai pembangunan dan budaya sempat vakum. Masyarakat rela
menunggu dari pagi hingga pawai tersebut berakhir.
Edi Damansyah menyampaikan apresiasi kepada
masyarakat Kukar, yang ikut serta memeriahkan pawai pembangunan dan budaya,
dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke 77 Kemerdekaan
Republik Indonesia.
"Terima kasih pawai ini berjalan dengan
meriah, karena sudah 2 tahun ini tidak ada aktivitas pawai pembangunan, jadi
momen ini sangat terasa kemeriahan, kerinduan masyarakat terhadap aktivitas
pawai ini," kata Edi Damansyah kepada Poskotakaltimnews, Minggu
(21/8/2022)
Dirinya berharap, pada momen ini dijadikan
bagaimana terus menjaga Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Dan
membangun solidaritas kerja sama, sehingga cita cita para pahlawan bangsa untuk
mewjudkan masyarakat sejahtera, dan bahagia.
"Bagaimana generasi kita untuk mengisi
kemerdekaan, untuk mengisi kemerdekaan yang sejahtera dan bahagia bisa dicapai
dengan baik," ucapnya.
Menurutnya, hal yang menarik dari beberapa
paguyuban, telah menunjukan kebersamaannya, sehingga seni yang ditampilkan bisa
berjalan dengan baik, tidak ada kesalahan pada saat menampilkannya.
Sementara itu Waka Kesiswaan SMK Negeri 2 Tenggarong Ropingi menuturkan, siswa SMK Negeri 2 Tenggarong ikut melaksanakan pawai pembangunan dan budaya. Pada pawai tersebut para siswa menunjukan keahliannya dihadapan Bupati Kukar.
"Konsep pawainya yakni, SMK 2 merupakan
sekolah kejuruan, maka siswa menampilkan keahliannya dibidang musik, dan
otomotif," ujar Ropingi
Ia berujar, persiapan yang dilakukan untuk
menghadapi pawai pembangunan sangat singkat, dalam hal ini pembina melatih
siswa bermain alat musik, dan untuk yang otomotif melakukan persiapan kendaraan
buatan hasil SMK Negeri 2 Tenggarong. "Latihannya alat musik singkat,
kalau otomotifnya lakukan persiapan kendaraan buatan SMK 2, ciri khas kami
menurunkan mobil Formula 1," pungkasnya.(*riz/adv)