Alwi Berharap Pelabuhan Speed dan Klotok Segera Dapat Perbaikan Fasilitas
Ketua
Komisi III DPRD kota Balikpapan Alwi Al Qodri (foto:istimewa)
POSKOTAKALTIMNEWS.COM,BALIKPAPAN- Untuk menyeberangi
lautan Balikpapan menuju ke Penajam, warga sangat sering menggunakan akses di
Pelabuhan speed dan klotok Kampung Baru, Balikpapan Barat. Meskipun menjadi
jalur alternatif, infrastruktur diwilayah tersebut juga kurang memadai,
sehingga terlihat semerawut.
Tidak adanya perbaikan dari Pemerintah kota
(Pemkot) Balikpapan, dikarenakan kewenangan laut ada di provinsi sesuai dengan
undang-undang Provinsi Kaltim. Bahkan perencanaan ini sudah ada sejak 2016
lalu, baik feasibility study (FS) maupun detail engineering design (DED) sudah
ada anggarannya sebesar Rp 80 Miliyar.
"Dermaga ini sudah cukup lama diusulkan
ke provinsi, namun terkendala pandemi covid maka anggaran dipangkas dan
memprioritaskan penanganan banjir, pendidikan dan kesehatan," kata Ketua
Komisi III DPRD kota Balikpapan Alwi Al Qodri, Senin (19/9/2022).
Tidak hanya berdiam diri, pihaknya juga terus mendorong ke DPRD Provinsi Kaltim agar pelabuhan tradisional ini segera mendapat perbaikan fasilitas, sebagai jaminan keselamatan bagi warga yang memanfaatkan pelabuhan itu.
"Anggaran sebesar itu provinsi bisa
bantu, dan telah menyerahkan wacana revitalisasi ini ke Hasanuddin (Ketua DPRD
Provinsi Kaltim)," akunya.
Menurutnya revitalisasi (renovasi, red)
pelabuhan penting, apalagi Kampung Baru pintu gerbang menuju PPU yang telah
ditunjuk sebagai ibu kota negara (IKN).
Lanjutnya, kemungkinan revitalisasi Pelabuhan
Kampung Baru secepatnya bisa dilakukan dalam APBD 2024, tidak mungkin masuk
dalam pembahasan APBD 2023, karena pembahasan sudah selesai.
"Kami minta didesain dan ditata ulang
agar lebih multifungsi, kalau bisa diatasnya dibangun parkiran, bawah pelabuhan
dan ditengah dibangun pasar. Sesuai desain yang telah ada," mintanya.
(ari)