Oddang Minta PU Turun Langsung, Tidak Hanya Tunggu Laporan Soal Banjir
Kondisi banjir (istimewa)
POSKOTAKALTIMNEWS.COM,
BALIKPAPAN - Curah
hujan yang cukup tinggi sejak kemarin malam (8/10/2022), membuat beberapa
tempat di kota Balikpapan alami banjir hingga tanah longsor. Salah satunya diwilayah Kelurahan Graha Indah, Balikpapan
Utara.
Yang mana titik banjir terjadi di beberapa
RT, antaranya RT 1, RT 2, RT 3, RT 22, RT 36, RT 46, RT 52, RT 53 dan RT 62
Garaha Indah. Bahkan lokasi itu sebelumnya tidak pernah banjir, kini diterpa
banjir setinggi paha orang dewasa.
Hal tersebut menjadi perhatian Anggota DPRD
kota Balikpapan Syarifuddin Oddang untuk turun langsung ke lokasi membantu
mengevakuasi warga, Minggu (9/10).
Melihat hal itu, tanpa berpikir panjang ia
langsung meminta bantuan BPBD kota Balikpapan, Bazarnas maupun relawan untuk
segera mengevakuasi warga yang terendam banjir.
"Salut dengan tim BPBD dan Bazarnas langsung
ke lokasi untuk membantu evakuasi korban banjir, kasihan yang sudah lansia,
anak kecil, dan ibu hamil," jelas Oddang di sela-sela evakuasi.
Dirinya menyanyangkan dari pihak DPU yang
seharusnya bisa melihat langsung ke lokasi titik banjir, tidak hanya menunggu
laporan yang masuk. Kalau BPBD dan Bazarnas tugasnya hanya mengevakuasi dan
membantu korban banjir.
"Itu PU harus turun kelapangan, lihat
penyebab pada saat banjir, jangan hanya
bilang ada pembangunan, tetapi juga tahu lokasi yang tidak banjir kenapa jadi
banjir," kesalnya.
Dengan ada peninjauan dilokasi, PU bisa
mengetahui penyebab banjir apa. Jika ini diatasi dari awal, tidak mungkin buang
anggaran besar untuk penanganan banjir. Seperti jalanan rusak dan banjir
lumpur, PU perlu turun ke lokasi lakukan pemetaan mana yang jadi skala
prioritas.
"Ini semua imbas dari banyaknya
pengelupasan lahan untuk pembangunan
perumahan, jalanan rusak, crossing parit yang tidak pernah dikontrol,
aliran air tidak ke parit karena tidak imbang hilir dengan hulu," ungkapnya.
(ari)