Abdul Waris Kecewa Sejumlah Cabor Batal Digelar di Biduk-Biduk

img

Abdul Waris

POSKOTAKALTIMNEWS.COM, TANJUNG REDEB - Anggota Komisi III DPRD Kabupaten Berau, Abdul Waris menyampaikan rasa kekecewaannya setelah Ketua Umum Panitia Besar Pekan Olahraga Provinsi (PB Porprov), Sri Juniarsih, memindahkan empat dari enam Cabang Olahraga (Cabor) yang semula akan digelar di Kecamatan Biduk-biduk ke Kecamatan Pulau Derawan. 

Ia yang dikonfirmasi pada Jumat (28/10/2022) menuturkan, pemindahan Cabor yang dilakukan mendadak tersebut tidak relevan dengan semangat warga Biduk-biduk yang sudah bersiap dari jauh hari. Atas keputusan tersebut, ia mengaku kecewa. Sejumlah keluhan dari masyarakat telah dirinya terima terkait pemindahan Cabor tersebut. 

“Tentu ini menjadi cerminan ketidaksiapan pemerintah dalam menyiapkan agenda 4 tahunan ini. Padahal keputusan penetapan tuan rumah sudah 3 tahun lalu,” tuturnya.

Untuk diketahui, empat cabor yang dipindah yakni voli pantai, bola tangan pantai, korfball pantai, dan kabaddi pantai. Menurutnya, kendala akses dan jarak yang cukup jauh tidak bisa digunakan sebagai alasan pemindahan empat cabor tersebut, sebab hal itu menjadi konsekuensi dari luasnya wilayah Berau. 

"Pelaksanaan pertandingan sengaja disebar agar sukses ekonomi di seluruh wilayah Berau tercapai, jika hal tersebut tidak dilakukan maka akan berdampak kepada masyarakat," ungkapnya.

Dijelaskannya, penentuan cabor di Kecamatan Biduk-biduk bukan hanya untuk meningkatkan kunjungan wisata didaerah itu saja, tetapi hal tersebut tentu berdampak kepada sejumlah objek wisata lainnya di sekitar Biduk-biduk, seperti objek-objek wisata air panas Biatan, hiu tutul Talisayan dan Danau Tulung Ni’lenggo yang akan memiliki efek ekonomi. 

"Perlu diingat, beberapa objek itu dikelola oleh Badan Usaha Milik Kampung (BUMK), tentu ini akan menambah PAD kampung", imbuhnya.

“Saya memilihat PB Porprov tidak lagi berpikir mensukseskan ekonomi dimasyarakat, tapi lebih kepada bagaimna event ini terlaksana karna persiapan yang tidak matang,” pungkasnya. (advetorial/sep)