67 Peserta Ikuti Bimtek KIM yang Digelar Diskominfo Kukar

img

Bimbingan teknis (Bimtek) Anggota KIM di dua kecamatan. 

POSKOTAKALTIMNEWS.COM, KUKAR- Sebanyak 67 peserta ikuti Bimbingan Teknis (Bimtek) Komunikasi Informasi Masyarakat, dengan mengusung tema 'Optimalisasi KIM Sebagai Citizen Journalism dan Mitra Pemerintah Serta Menangkap Peluang Wirausaha diera Digital', di Pantai Panrita Lopi, Kamis (15/12/2022).

Peserta Bimtek terdiri dari 17 desa, yang meliputi 2 Kecamatan yakni Kecamatan Muara Badak dan Marang Kayu. Kegiatan tersebut dibuka oleh Kepala Bidang Pengelolaan Komunikasi Publik Diskominfo Kukar Ahmad Rianto.

Ahmad Rianto mengatakan, Diskominfo Kukar mengadakan Bimtek KIM pada setiap wilayahnya dengan tema berbeda, sementara Bimtek KIM di Muara Badak dengan tema KIM sebagai citizen journalism dan mitra pemerintah dalam menangkap peluang wirausaha.

"Mengapa mengangkat tema tersebut, karena melihat potensi di 2 Kecamatan tersebut sangat banyak, sehingga kita arahkan bagaimana citizen journalism (jurnalis warga) dalam menyampaikan informasi, dan menangkap peluang usaha," kata Ahmad Rianto kepada Poskotakaltimnews.

Sehingga peserta KIM tidak perlu terbebani sebagai jurnalis warga, sebab tidak sama persis seperti jurnalis, dalam hal ini peserta KIM akan dibimbing, dalam penyampaian informasi.

"Contoh di hulu terjadi banjir, jadi masyarakat atau peserta KIM cukup mengirimkan video, jadi kita bantu lah mereka untuk menyampaikan informasi dasar, bahkan kondisinya seperti apa," sebutnya.

Sementara terkait dengan menangkap peluang usaha, peserta KIM maupun masyarakat desa harus dapat menggali potensinya diwilayah masing masing. Kemudian KIM akan mengarahkan tentang promosi potensi tersebut.

"Seperti di desanya ada potensi wisata atau produk UMKM, mereka bisa memanfaatkan media sosialnya, untuk meningkatkan pasar produk mereka," tuturnya

Sementara itu Ketua Forum KIM Kukar Ahmat (Daeng Lompo) menuturkan, tujuan dari Bimtek KIM adalah, untuk memperkenal KIM lebih dalam, KIM dibentuk oleh masyarakat dan untuk masyarakat juga, dalam hal ini masyarakat bisa menggali informasi dan menyampaikan informasi ke masyarakat, sehingga bisa membantu pemerintah dalam peran menyampaikan informasi.

"Bahwa kita di setiap daerah memiliki potensi yang luar biasa, maka daei itu hal ini harus disampaikan ke publik. Dengan adanya potensi, harus menjadi lapangan pekerjaan," ucap Daeng Lompo.

KIM siap membantu untuk menyampaikan informasi, baik itu potensi, maupun peristiwa yang terjadi di setiap desa. Tentunya hal ini perlu sinergitas antara masyarakat, KIM, dan pemerintah.(riz)