CRD Gelar Bimtek Penginputan Siskeudes Clouds Online Interkoneksi ATKPdes dan Omspan
Foto
bersama disela sela acara Bimtek
POSKOTAKALTUMNEWS.COM, KUKAR- Lembaga Center For Research and Development (CRD) menggelar Bimtek penginputan siskeudes clouds online interkoneksi ATKPdes dan Omspan, di Hotel Grand Elty Singgasana Tenggarong.
Bimtek tersebut digelar sejak 20-23 Desember
2022, yang diikuti oleh 40 perangkat desa dari 14 pemerintahan desa di Kukar.
CRD merupakan lembaga strategis yang terdiri
dari akademisi Universitas Kutai Kartanegara, dan Praktisi ASN Pemkab Kukar. Kolaborasi
dari Team CRD akan dapat berkontribusi bagi kemajuan pembangunan tata kelola
kepemerintahan yang Inovatif Berdaya saing dan mandiri.
Direktur CRD Toni N Kumayza mengatakan,
tujuan bimtek tersebut untuk, memperbaiki penatausahan keuangan desa, dan
menyamakan persepsi pada pemerintah desa dalam rangka implementasi Perbup No.
09/2022.
"Dan dentifikasi kendala yang akan dihadapi
dalam implementasi kebijakan strategis, sebagai sarana pembelajaran dalam
meningkatkan kompetensi di bidang pengelolaan keuangan desa, dan pengelolaan
aset desa berbasis aplikasi," kata Toni N Kumayza kepada
Poskotakaltimnews.
Lanjut dia, materi yang disampaikan pada
bimtek yaitu, sosialisasi sistem keuangan desa maupun melakukan bimtek sipades.
Bimtek ini penting, dalam menata keuangan desa.
"Sehingga keluar masuk keuangan desa
bisa tepat sasaran, jadi tidak ada lagi transaksi tunai, maka dari itu kita
mengangkat tema pengembangan kompetensi SDM desa, dalam tata kelola perencanaan
dan keuangan Pemdes yang terintegrasi, melalui aplikasi digital desa,"
sebutnya.
Digitalisasi Desa melalui Siedesa.kukar.go.id
memberikan peluang dan tantangan, dalam kemajuan tata kelola governance desa.
Pada aspek Perencanaan lima tahunan RPJMDes dan satu tahunan RKPDes diperlukan
sinkronisasi dengan pemerintah Kabupaten, guna mendukung visi misi bupati yaitu
Kukar IDAMAN (Inovatif Berdaya Saing, dan Mandiri).
Sementara itu Kepala Dinas Pemberdayaan
Masyarakat dan Desa (DPMD) Kukar Arianto menuturkan, peserta bimtek harus
memanfaatkan pelatihan tersebut, sehingga dapat membawa perubahan untuk desanya
masing masing.
"Kami juga akan meminta evaluasi dari
pihak penyelenggara, bahwa kedepan pasca bimtek hasilnya mereka seperti apa,
hal ini harus dilaporkan kepada kami," ucap Arianto.(riz)