Ansor dan Banser NU Sepaku Deklarasi di Titik Nol, Dukung Kelancaran Pembangunan IKN
Ratusan
anggota Ansor dan Banser NU Sepaku menggelar silaturahmi & istighosah
sekaligus deklarasi di kawasan Titik Nol IKN, Kecamatan Sepaku, PPU, pada
Minggu (19/3/2023) siang.
POSKOTAKALTIMNEWS.COM, PANAJAM PASER UTARA- Menjelang Ramadan 1444 H, Gerakan Pemuda (GP) Ansor bersama Barisan Serbaguna (Banser) Nahdlatul Ulama (NU) Kecamatan Sepaku, Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) menggelar Silaturahmi dan Istighosah, di Pendopo Titik Nol, pada Minggu (19/3/2023).
Kegiatan ini dirangkai deklarasi atau
pernyataan sikap mendukung kelancaran pembangunan IKN Nusantara di Sepaku PPU
yang aman dan kondusif.
Hadir dalam kegiatan tersebut diantaranya
Ketua NU PPU Kyai H Salam, Rois Suryoh NU PPU Kyai Abd Salim, Sekcam Sepaku
yang juga Ketua PAC Ansor Sepaku Hendro Susilo, Ketua MWC NU Sepaku Ustaz Abdul
Munif, Ketua Panitia Pelaksana dan Wakil Bendahara MWC Sepaku Ilyas Yunus,
Sekertaris MWC NU Sepaku Muhammad
Cholil, IPNU Sepaku, GP Ansor-Banser Sepaku, Fatayat NU Sepaku, Pagar Nusa NU
Sepaku, Kapolsek Sepaku AKP Kasyono, Koramil Sepaku Pelda Bambang serta kurang
lebih 200 lebih undangan.
Ketua MWC NU Sepaku Ustaz Abdul Munif dalam
sambutanya mengatakan, kegiatan ini dalam rangka menyambut Bulan Suci Ramadan
1444 H.
Dirinya berpesan kepada para kader GP Ansor
Banser NU bahwa kedepan harus berubah ke arah yang lebih baik dan berfikiran maju ke depan.
“Ada 2 hal yang bisa merubah sifat anggota
Ansor Banser yaitu karena hati terluka atau karena hati terbuka itu yang menjadi
pilihan sehingga besarnya NU di Kecamatan Sepaku tergantung kemajuan pemikiran
Ansor Banser yang positif,” kata Ustaz Abdul Munif.
Ia menyebutkan, ada tiga hal yang bisa
mempengaruhi terhadap kelangsungan hidup kedepan yaitu ideologi, informasi dan
tehnologi sehingga kader Ansor Banser Sepaku harus bisa memilih yang baik untuk
mempertahankan nama NU yang baik.
“Jadi saya kira momen ini sangat penting
untuk menyampaikan pesan kepada kader NU,” ujarnya.
Hal senada diungkapkan Ketua PC Ansor
Kabupaten PPU, Roni Setyawan S.Kom, menurutnya IKN sudah berada di depan mata.
Ada tigal hal yang perlu dicermati yaitu ideologi, informasi dan telekomunikasi.
“Untuk kedepan sahabat kader NU harus siap
bersaing, apabila tidak bisa menghadapi perubahan yang ada maka kader Ansor
Banser akan menjadi sampah IKN,” katanya.
Sementara itu, Sekcam Sepaku yang juga Ketua
PAC Ansor Sepaku Hendro Susilo mengatakan, tujuan silaturahim ini adalah untuk
mendekatkan diri seluruh komunitas di bawah naungan NU untuk bersinergi agar
pembangunan IKN berjalan lancar aman dan kondusif.
“Apalagi dengan menyambut Bulan Suci Ramadan
1444 H harus disambut dengan suka cita, berzikir dan bersolawat bersama
sekaligus kami meminta kepada pemerintah pusat agar bersinergi dengan Polda
Kaltim untuk menciptakan suasana yang aman dan tentram sehingga pembangunan IKN
berjalan lancar sesuai dengan yang diharapkan oleh Presiden Jokowi dan seluruh
masyarakat Indonesia,” terangnya.
Ia berharap kedepan fasilitas keagamaan yang
sudah direncanakan bisa segera terealisasi untuk kepentingan syiar agama.
Seperti masjid dan pondok pesantren.
“Jadi dengan adanya IKN kami berharap
fasilitas-fasilitas keagamaan, pendidikan, kesehatan dan lain-lain segera
dibangun di Sepaku,” pintanya.
Setelah menggelar silaturahmi &
istighosah dilanjutkan dengan deklarasi yang menyatakan Keluarga Besar Ansor
Banser NU beserta Badan Otonom NU Kecamatan Sepaku siap bersinergi dengan Polda
Kaltim untuk menciptakan situasi yang aman dan kondusif demi kelancaran
pembangunan IKN Nusantara di wilayah Kaltim.(mid)