Anggota DPRD Mutoyib Gelar Reses di Muara Wis dan Kota Bangun
Anggota DPRD Kukar Mutoyib saat melakukan kegiatan serap
aspirasi di Kecamatan Muara Wis dan Kota Bangun
POSKOTAKALTIMNEWS.COM,KUKAR- Anggota DPRD Kutai
Kartanegara Mutoyib menggelar
reses masa persidangan II Tahun 2023, di Dapilnya, di Desa Lebak Cilong,
Kecamatan Muara Wiss (22/3/2023), Desa Kotabangun I (24/3/2023) dan Desa
Kotabangun II (23/3/2023) Kecamatan Kota Bangun.
Reses tersebut dihadiri para tokoh
masyarakat, tokoh pemuda serta masyarakat yang hadir begitu antusias mengikuti
kegiatan tersebut.
Masa reses merupakan masa penting yang sejatinya secara fungsional sebagai
media menjaring aspirasi masyarakat. Reses merupakan kewajiban bagi anggota
DPRD dalam menjaring informasi untuk kemudian disalurkan.
Mutoyib memaparkan,
aspirasi yang berhasil dihimpun melalui reses nantinya akan diperjuangkan
melalui lembaganya.
"Saya juga berharap apa yang menjadi usulan masyarakat nantinya juga
dapat disampaikan dalam musrembang tingkat desa, Kecamatan, dan
kabupaten," paparnya.
Anggota DPRD dari Fraksi Partai Amanat Nasional ini menyampaikan, bahwa apa yang menjadi
kebutuhan masyarakat akan selalu di perjuangkan dan akan minta Pemerintah
Kabupaten Kukar untuk diprioritaskan. "Intinya, kami selalu siap untuk
memperjuangkan aspirasi warga," ujar pria yang akrab disapa Pak Toyib ini.
Dirinya juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada masyarakat yang telah
menyampaikan aspirasinya. Oleh karena itu, Pa Toyib mengaku akan selalu
berjuang demi kesejahteraan masyarakat Kutai Kartanegara. Khususnya pada kali
ini di desa Lebak Cilong dan di desa Kotabngun 1 dan 2 dirinya berjanji akan
berusaha semaksimal mungkin membuat desa-desa ini menjadi desa yang mandiri,
menjadi desa yang tangguh apalagi dalam menghadapi IKN mendatang. Berharap tidak terlalu ketinggalan dengan desa lainnya di desa tempat
kediaman anggota dewan tersebut.
Lebih khusus, konstituen menginginkan perbaikan infrastruktur beberapa
jalan desa (misal jalan usaha tani) yang notabenenya masih rusak. Padahal, jalan tersebut merupakan akses jalan masyarakat ke wilayah
pemasaran hasil buminya. Selain itu, warga juga
mengusulkan perbaikan gedung sekolah yang sudah rusak. Tidak terkecuali
persoalan pengangguran yang cukup banyak di kawasan tersebut. Karena itu, warga
mengharapkan adanya hasil konkrit dari reses tersebut.
Adanya bantuan permodalan untuk mengembangkan bidang pertanian, khususnya
dikembangkan okeh kalangan muda-mudi yang sama sekali tidak memiliki kesempatan
medapatakan pekerjaan. Hal itu bertujuan untuk mengurangi tingkat pengangguran.
Beberapa persoalan tersebut diatas mencuat diutarakan masyarakat pada
umumnya. Masalah yang berkatian dengan kepentingan masyarakat banyak tentu
harus diprioritaskan. Tidak terkecuali persoalan-persoalan yang sudah ditampung
melalui kegiatan Reses Tahap I Masa Sidang II Tahun 2023 DPRD Kutai
Kartanegara.(awi)