Jaga Ketersediaan Stok Darah, Ini Strategi yang Dilakukan PMI Kukar
Kegiatan
donor darah yang dilakukan PMI, Nampak Ketua PMI Kukar Ismed melihat langsung
kegiatan donor darah yang dilangsungkan di halaman Masjid Agung Tenggarong.
POSKOTAKALTIMNEWS.COM,
KUKAR-
Selama Ramadhan, Palang Merah Indonesia (PMI) Kukar terus melakukan kegiatan
donor darah. Hal itu dilakukan untuk menjaga stok ketersediaan darah dan
mengingat tetap ada permintaan darah dari 2 Rumah Sakit Umum Daerah di Kukar.
Ketua PMI Kukar Ismed mengatakan, selama
Ramadhan PMI Kukar melakukan 2 strategi untuk kegiatan donor darah diantaranya,
kegiatan donor darah digelar menyasar masyarakat non muslim, seperti di sejumlah
rumah peribadatan gereja.
"Karena kalau siang masyarakat muslim
berpuasa, tentu hal ini menjadi tantangan kami karena turunnya minat pendonor
ketika sedang berpuasa," kata Ismed yang juga sebagai Kabag Prokom Setkab
Kukar, di Masjid Agung, Minggu (2/4/2023).
Strategi kedua PMI Kukar menggelar donor
darah pada malam hari setalah sholat tarawih, pelaksanaan donor darah dimalam
hari dilaksanakan di sejumlah masjid diantaranya masjid KH Muhammad Sajid, dan
Masjid Agung.
"Memang kalau malam hari waktunya
singkat hanya 1 jam hingga 1,5 jam saja. Dengan waktu yang singkat kami
berhasil mengumpulkan 20 kantong darah, kami terus berupaya memaksimalkan
pelaksanaan donor darah ini agar bisa mengumpulkan sebanyak banyaknya kantong
darah," ungkapnya.
Sementara PMI Kukar juga telah melakukan
koordinasi dengan pihak pengurus masjid lainnya, untuk dilaksanakannya kegiatan
donor darah. Tentunya hal ini disambut baik oleh pengurus masjid untuk melaksanakan
kegiatan donor darah.
"Kedepan kita lakukan di masjid
Al-Qodar, Al Falah, kita sudah lakukan koordinasi dengan pengurus masjid dan
disambut baik oleh mereka," ujarnya.
PMI Kukar memiliki target untuk mengumpulkan
ketersediaan stok darah sebanyak banyaknya, karena selama Ramadhan 2 Rumah
Sakit di Kukar Yakni RSUD A M Parikesit dan Kota Bangun tetap ada permintaan
darah.
"Strategi yang kita lakukan ini untuk
menjaga ketersediaan darah, sehingga kebutuhan darah untuk pasien yang berada
di rumah sakit tersebut bisa kita penuhi," jelasnya.
PMI Kukar juga terus melakukan sosialisasi
edukasi kepada masyarakat, terkait pentingnya melakukan donor darah. Bahwa
donor darah itu bukan hanya wujud kepedulian untuk menolong sesama, tetapi
donor darah ini bagian dari gerakan hidup sehat.
"Mari kita melakukan donor darah untuk
menolong sesama, dan ini bagian dari hidup sehat," pungkasnya.(riz/adv)