Kegiatan Masa Sidang Ketiga DPRD Kutim Resmi Dibuka, Sekwan Juliansyah Optimis Serapan Anggaran Melampaui Target
Sidang paripurna DPRD Kutai Timur
POSKOTAKALTIMNEWS.COM,
KUTAI TIMUR-
Keseluruhan rangkaian kegiatan kedewanan yang dilaksanakan pada tahun 2022/2023
senantiasa diinformasikan setiap Masa Sidang tahun berjalan dalam Rapat Paripurna
DPRD Kabupaten Kutai Timur.
Dalam Rapat Paripurna yang dipimpin Ketua
DPRD Kabupaten Kutai Timur Joni dan turut dihadiri 21 anggota dewan lainnya.
DPRD Kabupaten Kutai Timur melaporkan berbagai program dan capaian kegiatan
Masa Sidang Kedua pada Rabu (3/5/2023).
Laporan kegiatan yang disampaikan berupa
rapat-rapat, kunjungan kerja dan sejumlah kegiatan kedewanan lainnya. Salah
satunya, seperti kegiatan reses Masa Sidang Kedua yang sudah diselesaikan
anggota dewan dan tindaklanjut aspirasi masyarakat.
Usai agenda penyampaian laporan kegiatan
kedewanan. Pria kelahiran 1971 itu kembali melanjutkan Rapat Paripurna dengan
agenda penutupan Masa Sidang Kedua dan kemudian membuka Masa Sidang Ketiga.
"Disetujui 21 anggota dewan yang hadir,
saya menutup Masa Sidang kedua dan secara resmi membuka Masa Sidang Ketiga DPRD
Kutai Timur," ungkap Jony, di Ruang Paripurna Sekretariat DPRD Kabupaten
Kutai Timur, daerah Bukit Pelangi.
Setelah Ketua DPRD Kabupaten Kutai Timur
mengetok palu menandakan disahkannya keputusan itu. Juliansyah selaku
Sekertaris Dewan (Sekwan) Kabupaten Kutai Timur pun membacakan kesimpulan dan
keputusan Rapat Paripurna.
"Dengan ditutupnya Masa Sidang Kedua,
itu menandakan DPRD Kabupaten Kutai Timur sudah menunaikan tugas dan fungsinya
sebagai legislator dalam menyerap aspirasi masyarakat di Masa Sidang
Kedua," jelasnya.
Pada Masa Sidang Ketiga, DPRD Kabupaten Kutai
Timur akan dibantu Kesekretariatan. Pihaknya sudah menyusun beberapa program
kerja yang akan dilaksanakan oleh Anggota DPRD Kabupaten Kutai Timur.
Adapun program kerja dimaksud antara lain
rapat komisi, rapat gabungan, rapat badan anggaran (Banggar) dan kegiatan Reses
serap aspirasi masyarakat di daerah pemilihan (dapil) masing-masing anggota
dewan.
"Kami dari kesekretariatan hanya
membantu memperlancar kegiatan anggota dewan," terang Juliansyah saat
ditemui awak media.
Nantinya, pagu anggaran Sekretariat DPRD Kabupaten Kutai Timur tahun 2023 sebesar Rp 130 miliar. Memasuki bulan kelima, serapan anggaran Sekretariat sebesar 24 persen atau senilai Rp 31 miliar. Sisanya sekitar Rp 199 miliar. Harapan Juliansyah, serapan anggaran mampu melampaui target.
"Karena anggaran-anggaran ini merupakan
anggaran yang memperlancar kegiatan kedewanan, kami berusaha anggaran bisa
terserap secara maksimal, khususnya dalam pelaksanaan kegiatan kedewanan,"
tegasnya.(ADV)