Program CSR dari Total E&P Indonesie 600 Ribu KK di Kukar Nikmati Air Bersih
TENGGARONG, Keberasilan Keluaran Muara Jawa Ilir, Kecamatan Muara Jawa, Kabupaten Kukar. menjadi juara pertama Lomba Desa dan Kelurahan Tingkat Nasional 2017, yang dilaksanakan Dirjen Bina Pemerintahan Desa pada Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) RI terebut tidak lepas dari bantuan Program CSR dari Total E&P Indonesie.
Adapun bantuan CSR Total E&P Indonesie kepada masyarakat
Kelurahan Muara Jawa Ilir mulai dari bantuan pengadaan air bersih, instalasi
biogas, bantuan bibit karet, pembangunan Sekolah Madrasah Baitul Aman dan giat
Safari Ramadhan yang tiap tahun dilaksanakan dan lain-lain yang dibiayai oleh
Total E&P Indonesie. "Kontribusi total sangat baik melalui program CSR
dari segala bidang Pendidikan, Kesehatan dan Pertanian selama ini cukup baik.
Terutama yang saat ini kami sangat menikmati pengekoloan air bersih yang
dikelola oleh yayasan sejahterah mandiri mulai dari tahun 2002 hingga sekarang.
Ini yang paling kami rasakan selama ini" jelas Lurah Muara Jawa Ilir. H
Rudiansyah kepada awak media.
Kini Kelurahan Muara Jawa Ilir sudah mempunyai 3 sumur bor yang di bantu oleh Program CSR Total E&P Indonesie dan Total sudah membatu air bersih ke masyarakat itu di biayai oleh pihak Total kesetiap rumah rumah yang kini sudah digunakan kurang lebih 600 Kepala keluarga yang ada di Kelurahan Muara Jawa Ilir. Adapun Jumlah penduduk mura jawa ilir ini sekitar 3 ribu jiwa dan kepala keluarga mencapai 1.025 Jiwa. "Jadi separo sudah mengunakan jasa dari Fasilitas Air Bersih Yayasan Sejahterah Mandiri yang di bantu melalui Program CSR Total E&P Indonesie." Ujarnya .
Dahulu, sebelum adanya air bersih warga setempat hanya berharap
dari tangki air yang mereka beli yang bisa mencapai 300 ribu perbulanya, kini
dengan adanya fasilitas Air Bersih Yayasn Sejahterah Mandiri masyarskat Muara
Jawa ilir yang di bantu melalui Program CSR Total E&P Indonesie warga kini hanya
perlu bayar 30 hingga 50 Ribu perbulan tergantu pemakaianya. "Kini air
bersih rata rata sudah terpakai dalam sebulan mencapai 14 kubik. Selain itu
untuk Fasilitas Umum seperti Sekolahan maupun Mesjid tidak dikenakan biaya
yakni geratis." Kata Jairudin selaku Ketua Yayasan Sejahterah Mandiri.dra/poskotakaltimnews.com