David: Penambahan RKB di SMA/SMKN di Kutim Solusi Tangani Masalah PPDB

img

Anggota DPRD Kutim, David Rante

POSKOTAKALTIMNEWS.COM, KUTAI TIMUR-  Anggota DPRD Kutim, David Rante mendesak UPT Disdikbud Kaltim Wilayah II untuk segera menambahkan dua ruang kelas baru (RKB) di setiap SMA/SMK Negeri di Sangatta Kutim.

Penambahan RKB ini diharapkan dapat menjadi solusi atas permasalahan yang muncul, di mana banyak siswa lulusan SMP tidak dapat terakomodir dalam Pendaftaran Peserta Didik Baru (PPDB) tahun 2023.

Ia menjelaskan bahwa kebutuhan akan ruang kelas baru menjadi hal yang mendesak, mengingat jumlah siswa terus meningkat dari tahun ke tahun.

"Namun, keputusan penambahan ruang kelas ini sebaiknya diserahkan kepada pihak sekolah masing-masing, karena mereka yang paling memahami kebutuhan mereka," ujar David Rante.

Pendapat serupa juga disampaikan oleh Anggota DPRD Kutim, Ramadhani. Ia menyatakan perlunya percepatan pengusulan penambahan RKB tahun ini. Ramadhani mendesak agar usulan ini dapat diakomodir dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Perubahan Kaltim 2023, mengingat saat ini masih dalam tahap pembahasan.

"Usulan ini harus dimasukkan dalam APBD Perubahan, sebagaimana yang disebutkan bahwa ini merupakan hal yang mendesak. Kita tidak boleh membiarkan anak-anak kita tanpa pendidikan," tegasnya.

Sementara itu, Perwakilan UPT Disdikbud Kaltim Wilayah II, Wagiman, mengatakan bahwa pihaknya sedang berkomunikasi dengan pihak Disdikbud Kaltim terkait usulan tersebut. Dirinya  berharap penambahan RKB dapat diakomodir dalam APBD-P Kaltim 2023.

"Kami akan mengusulkan ini, dan besok saya akan menyampaikan secara langsung kepada pimpinan dinas. Semoga usulan ini dapat diakomodir," ungkapnya.

Dengan adanya penambahan ruang kelas baru di SMA/SMK Negeri Sangatta Kutim, diharapkan persoalan kekurangan tempat di PPDB tahun depan dapat diminimalisir. Pemerintah daerah dan pihak terkait diharapkan dapat segera bekerja sama untuk mengakomodir kebutuhan ini, demi pendidikan yang berkualitas bagi para siswa di wilayah ini.(ADV)