Bappeda Kukar Dorong Perencanaan dalam Pengembangan Sektor Pariwisata
Objek
wisata Pulau Kumala Tenggarong
POSKOTAKALTIMNEWS.COM,
KUTAI KARTANEGARA-
Dalam upaya memajukan sektor pariwisata, Badan Perencanaan Pembangunan Daerah
(Bappeda) Kukar mendorong Dinas Pariwisata, dalam perencanaan pengembangan sector
pariwisata hingga anggarannya.
Plt Kepala Bappeda Kukar Sy. Vanesa Vilna
melalui Kabid Ekonomi Bagus mengatakan, pemerintah daerah terus mendorong
sektor pariwisata untuk menjadi pemicu dalam proses transformasi struktur
ekonomi. Untuk mendorong sektor pariwisata dalam hal ini Dinas Pariwisata harus
melakukan terobosan, merumuskan arah kebijakan.
"Dengan melakukan kajian, mapping
potensi wisata, dan lainnya. Karena potensi wisata juga dapat memberikan dampak
terhadap percepatan perekonomian daerah," ucap Bagus kepada Poskotakaltimnews,
Jum'at (14/7/2023).
Menurutnya, kekuatan sektor pariwisata di
Kukar saat ini terbagi menjadi 3 kategori yakni, daya tarik wisata alam, wisata
buatan, dan wisata budaya dan sejarah. Pada 2022 lalu tingkat kunjungan
wisatawan pada destinasi wisata buatan mencapai 45,21 persen.
"Untuk wisata alam 45,08 persen, dan
wisata sejarah dan budaya sekitar 9,70 persen. Kontribusi terbesar dalam
kunjungan wisatawan terdapat pada destinasi pantai, danau, dan ladaya,"
katanya.
Selain itu, upaya yang dilakukan dengga
menggelar event event, seperti saat ini yang sedang berlangsung Kukar Festival
Budaya Nusantara. Dengan adanya Kukar Festival Budaya Nusantar tingkat kunjungan
wisatawan meningkat.
"Kami berkeinginan untuk mengoptimalkan
budaya nusantara yang ada di Kukar, dan budaya yang ada di nusantara ini bisa
disatukan untuk hadir di Kukar," tuturnya.
Ia menyebutkan, sektor pariwisata di Kukar
menjadi penopang perekonomian pada masa yang akan datang, apalagi Ibu Kota
Negara (IKN) telah pindah ke Kaltim.
Sementara itu Kepala Dinas Pariwisata Kukar H
Slamet Hadiraharjo menuturkan, berbagai upaya yang dilakukan dalam memajukan
sektor pariwisata, diantaranya dengan merevitalisasi destinasi wisata,
khususnya yang ada di Tenggarong dan menjadi tanggung jawab pemerintah daerah.
"Seperti melakukan perbaikan di
Planetarium dan Pulau Kumala, dan melakukan terus melakukan evaluasi,"
ujar Slamet Hadiraharjo.
Hal itu dilakukan bertujuan untuk,
meningkatkan kunjungan wisatawan ke Kukar, sehingga memberikan dampak positif
kepada masyarakat, dan meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).(riz/adv)