Tampung Aspirasi, DPRD Kutim akan Gelar Reses ke-III Akhir Juli

img

Ketua DPRD Kutim Joni

POSKOTAKALTIMNEWS.COM, KUTAI TIMUR-  DPRD Kutim akan menyelenggarakan reses dalam Masa Sidang ke-III pada akhir bulan Juli 2023. Kegiatan reses ini bertujuan untuk langsung bertemu dan mendengarkan aspirasi masyarakat di daerah pemilihan anggota dewan, diluar lingkungan gedung DPRD.

"Agenda reses DPRD Kutim dijadwalkan berlangsung akhir Juli, dan ini merupakan tugas yang harus dilakukan oleh anggota dewan," ujar Ketua DPRD Kutim, Joni, kepada media baru-baru ini.

Menurut jadwal kegiatan DPRD Kutim, Reses Masa Sidang ke-III tahun 2022/2023 akan dilaksanakan selama 4 hari, mulai dari tanggal 28 hingga 31 Juli 2023 mendatang.

Ketua DPRD Kutim menyatakan bahwa reses kali ini hanya akan berkisar pada pertemuan dan pendengaran langsung keluhan masyarakat. Ia menjelaskan bahwa aspirasi masyarakat pada agenda reses ini tidak dapat lagi diakomodasi, mengingat banyak aspirasi yang telah ditampung dari kegiatan reses sebelumnya.

"Reses kali ini hanya bertujuan untuk bertemu dengan konstituen dan mendengarkan keluhan mereka. Kami hanya dapat mempertimbangkan aspirasi masyarakat sebelumnya," jelasnya.

Apalagi, tahun depan akan menjadi tahun politik atau pemilihan legislatif, sehingga aspirasi masyarakat tidak dapat dilanjutkan kecuali politisi yang saat ini menjadi anggota dewan berhasil memenangkan Pemilihan Legislatif pada tahun 2024 mendatang.

 

Meskipun demikian, Ketua DPRD tetap menginstruksikan anggota dewan untuk menjalankan tugas dan fungsi mereka dengan maksimal sebelum masa jabatan berakhir.

"Kita tetap harus menjalankan tugas pokok kami, sehingga kegiatan reses harus tetap dijalankan dengan maksimal," tambahnya.

Meskipun tugas sebagai anggota dewan akan berakhir, pemerintah daerah akan tetap melanjutkan dan berjuang untuk mewujudkan aspirasi masyarakat. Oleh karena itu, setiap anggota dewan diharapkan untuk merangkum dan menyelesaikan aspirasi tersebut, serta menyampaikannya kepada Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait.

"Masih ada pemerintah yang dapat melanjutkan dan merealisasikan aspirasi tersebut," tegasnya.(ADV)