Dapat Kucuran Dana Rp2,5 Miliar dari Pusat, Labanan Makarti Bakal Bangun Rumah Batik dan Pengolahan Coklat
Aktivitas
Camat Teluk Bayur Endang Iriani mensuport kegiatan Kampung Labanan Makarti
POSKOTAKALTIMNEWS.COM,TANJUNG
REDEB- Kampung Labanan Makarti Kecamatan Teluk Bayur
ditetapkan masuk menjadi kampung maju
bersama 10 kampung lainnya ditahun 2023 ini.
Atas keberhasilannya menjadi kampung maju
tersebut, mendapat dana bantuan dari Kementrian RI sebesar Rp 2,5 Milyar .
Besaran dana diterima menjadi dana tambahan dana ADD dan ADK biasa diterima
setiap tahunnya, sehingga bisa dijadikan kegiatan fisik, yang bakal
direalisasikan untuk membangun rumah batik dan pengolahan coklat menjadi
potensi andalan Kampung Labanan Makarti .
“Untuk lokasi lahan diperuntukkan untuk Rumah
Batik dan Pengolahan Coklat juga sudah hingga timggal merealisasikan proyek
fisiknya, “jelas Camat Teluk Bayur, Endang Iriani baru-baru ini dikantornya Jl
Raja Alam 2 Teluk Bayur.
Tidak hanya berhasil menjadi Kampung Maju
ternyata ditahun 2023 ini Kampung Labanan Makarti juga
berhasil menjadi juara satu Lomba Kampung Tingkat Provinsi Kalimantan
Timur.Selanjutnya Kampung Labanan Makarti mewakili Provinsi Kalimantan Timur ke
tingkat Nasional wilayah Regional 3 Lomba Kampung/Desa dan Kelurahan.
“Informasi terakhir saat ini Kampung Labanan
Makarti masih berjuang penilaian menuju 5 besar,”terang Endang Iriani.
Sementara itu Kepala Dinas Pemberdayaan
Masyarakat Kampung (DPMK) Berau Tanteram Rahayu melalui Kabid Kelembagaan Dan
Sosial Budaya Masyarakat Surtini
menjelaskan bahwasanya Kampung Labanan
Makarti berhasil masuk 5 besar .
“Sesuai jadwal penilaian admnistrasi dari
tanggal 3 sampai Juli 2023 laludicari 5 desa yang lolos administrasi,
Alhamdulillah Kampung Labanan Makarti lolos.Klarifikasi lapangan sesuai jadwal
dimulai dari tanggal 12 Juli hingga 31 mendatang dimana dilakukan pendalaman
lagi indentifikasi termasuk wawancara langsung ,”jelas Surtini
Ketua Batik Sawit Berkait khas kampung
Labanan Makarti, Binti Asroris mengatakan Batik Sawit Berkait akan tampil di ajang Lomba Kampung/Desa dan
Kelurahan tingkat Nasional dengan memamerkan desain terbaru.“Saya sangat
berharap batik Makarti sawit bekait dapat lebih maju dan dapat lebih dikenal
oleh masyarakat luas, dan yang paling utama banyak peminatnya,” ujarnya.Dengan
adanya komunitas pengrajin batik ini, sangat membantu masyarakat untuk menggali
bakatnya, dan juga menggali potensi yang
ada di Kampung Labanan Makarti.
Binti menjelaskan, bahwa ada 25 desain batik
yang akan dipamerkan di ajang Lomba Kampung/Desa dan Kelurahan tingkat Nasiol,
yang akan diselenggarakan di Jakarta.Selanjutnya, Pihaknya menargetkan semua
instansi baik di bidang pendidikan ataupun pemerintahan di Kampung Labanan
Makarti menggunakan batik Sawit berkait khas
Kampung Labanan Makarti.
“Saya harap Kampung Labanan Makarti menang
juara satu tingkat Nasional dan menjadi kado spesial untul Kabupaten Berau,”
ucapnya.(sep/adv)