Askab PSSI Kukar Gelar Liga 1

img

Kompetisi liga satu dibuka ditandai dengan penendangan bola

POSKOTAKALTIMNEWS.COM, KUTAI KARTANEGARA- Asosiasi Kabupaten (Askab) Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) Kukar menggelar Liga 1, di Stadion Rondong Demang Tenggarong.

Pertandingan Liga 1 Askab PSSI Kukar berlangsung sejak 5 Agustus, hingga 8 Oktober 2023, dan resmi dibuka oleh Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kukar Aji Ali Husni melalui Kabid Peningkatan Prestasi Olahraga Zukran.

 “Liga 1 Askab PSSI Kukar tersebut merupakan bagian dari pembinaan tehadap Atlet Atlet Sepak Bola di Kukar. Melalui pertandingan tersebut bukan hanya mencari kuantitas Atlet, tapi bisa melahirkan pemain pemain berkualitas.”papar Zukran.

"Kami selalu mendorong kegiatan kegiatan olahraga, seperti Sepak Bola sudah ada kami programkan," kata tambah Zukran kepada Poskotakaltimnews.

Sementara tujuan dari pertandingan tersebut yaitu, dapat memberikan ruang kepada putra putri daerah untuk meraih prestasi, dan menjadi tolak ukur untuk mengikuti Porprov 2026 mendatang.

Ia juga berpesan kepada Askab PSSI Kukar, agar selalu konsisten dalam melakukan pembinaan Atlet Atlet khususnya cabor Sepak Bola.

"Kami berharap Askab PSSI Kukar selalu konsisten melakukan pembinaan, sehingga bisa melahirkan pemain pemain yang bisa mengharumkan nama daerah (Kutai Kartanegara)," ucapnya.

Sementara itu Wakil Ketua Umum Askab PSSI Kukar Suwarno menuturkan, ada 16 tim yang mengikuti pertandingan liga 1 Askab PSSI, yang terbagi menjadi 4 group. 4 group tersebut masing masing terdiri dari 4 tim, yang nantinya akan muncul 2 tim terbaik.

"Untuk semua Atlet berasal dari berbagai Kecamatan, ada yang dari Kecamatan Tenggarong, Muara Kaman, Loa Janan, intinya dari Kukar," ungkap Suwarno

Ia juga menyebutkan, pertandingan tersebut merupakan proses pembinaan terhadap insan Sepak Bola. Hal ini telah menjadi kewajiban Askab PSSI Kukar, untuk menggelar pertandingan tersebut.

"Kami minta semua tim, official, manager, agar dapat menjaga kondusifitas di lapangan, agar tidak menimbulkan provokatif," pungkasnya.(riz)