Tingkatkan Pelayanan Kesehatan, Pemkab Kukar Akan Bangun 25 Posyandu

img

Kabid Perencanaan Pengendalian Pembangunan Daerah (P3D) Saiful Bahri

POSKOTAKALTIMNEWS.COM, KUTAI KARTANEGARA- Sebagai upaya meningkatkan pelayanan kesehatan di desa, Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara akan membangun 25 Posyandu dibeberapa desa di Kukar.Pembangunan Posyandu akan direalisasikan pada akhir tahun ini.

“Pembangunan Posyandu masuk ke dalam proyek strategis perubahan Rencana Kerja Perangkat Daerah (RKPD) Kukar 2023.” Kata Plt Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kukar Sy. Vanesa Vilna melalui Kabid Perencanaan Pengendalian Pembangunan Daerah (P3D) Saiful Bahri.

Ia manambahkan bahwa pembangunan tersebut bagian dari penguatan pelayanan kesehatan. Selain itu, juga telah menjadi target Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kukar 2021-2026, melalui program keluarga peduli kesehatan.

“Anggaran yang dialokasikan sekitar Rp11,38 miliar untuk membangun 25 Posyandu”tandasnya.

Keberadaan Posyandu untuk memastikan bahwa permasalahan kesehatan di Kukar bisa diidentifikasi sejak awal dan dengan baik.

Menurutnya, pelayanan kesehatan harus maksimal, segingga dapat mengatasi permasalahan kesehatan yang dialami masyarakat, khususnya Posyandu ini dapat mengatasi permasalahan kesehatan bayi dan lansia.

"Bagaimana kita bisa menjaga kualitas layanan kesehatan, bisa memberikan dampak kepada masyarakat terhadap pentingnya kesehatan," ucapnya.

Dirinya berharap, Posyandu di Kukar ini berjalan dengan baik, dan dilengkapi Sapras penunjangnya.

"Kami berharap seperti masalah stunting, gizi dan lainnya bisa diatasi dengan adanya Posyandu di tengah tengah masyarakat," ungkapnya

Sementara itu Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kukar Arianto menuturkan, rencana pembangunan Posyandu pada 2023 ini tersebar di sejumlah Kecamatan, yang terbagi di 3 zona yakni zona hulu, tengah dan pesisir.

"Tahun ini ada 25 posyandu yang sudah siap untuk dibangun, intinya siapa yang telah menyampaikan kesiapannya baik lahan dan sebagainya, akan kita usahakan," ujar Arianto.

Dirinya juga sedang melakukan invenatrisir, posyandu mana saja yang perlu dibangun, atau diperbaiki. Hal itu dilakukan untuk memberikan pelayanan terbaik, khususnya pada sektor kesehatan.

"Minimnya pelayanan untuk balita di desa, hal itu yang membuat kami terus memperhatikan sektor kesehatan," pungkasnya.(riz/adv)