Pembangunan Landmark Ditargetkan Selesai Akhir 2023

img

Subkor Infrastruktur wilayah Doni Adiansyah

POSKOTAKALTIMNEWS.COM, KUTAI KARTANEGARA- Pembangunan Landmark Tenggarong, yang berada di kawasan CBD (Central Bussinis District) masuk Kota Tenggarong setelah melewati Jembatan arah Tenggarong Seberang, hingga saat ini terus berjalan, pembangunan tersebut ditargetkan akhir 2023 selesai.

Landmark merupakan ikon Kutai Kartanegara dengan mengusung tema Menara Tuah Himba, yang artinya kekayaan hutan dan alam.

Plt Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kukar Sy. Vanesa Vilna melalui Subkor Infrastruktur wilayah Doni Adiansyah mengatakan, bahwa progres pembangunan Landmark sekitar 50-60 persen. Pembangunan landmark tersebut dimulai sejak 2021 dan akhir 2023 akan selesai.

"Tidak ada penambahan anggaran lagi, 2023 ini alokasi anggaran untuk pembangunan Landmark sekitar Rp 12 milliar, dan 2022 lalu sekitar Rp 2 millar," kata Doni Adiansyah kepada Poskotakaltimnews, di ruang kerjanya, Selasa (22/8/2023).

Ia menyebutkan, pembangunan Landmark diharapkan dari pembangunan tersebut dapat mempercantik kota Tenggarong khususnya.

"Dan menjadi ciri khas atau ikon Kukar, Landmark dibangun di area sekitar Central Bussinis District (CBD), sebelumnya ikon tersebut berupa patung naga, kemudian dibongkar dan diadakan sayembara terkait dengan tema pembangunan landmark, dan difinalkan landmark menara tuah himba pada 2021 lalu," sebutnya.

Diketahui, Pemkab Kukar terus berupaya melakukan penataan kota Tenggarong diantaranya, melakukan pembangunan taman dengan menggandeng sejumlah perusahaan, membangun Taman Kota Raja (TKR) yang menjadi daya tarik masyarakat saat ini pada malam hari, dan lainnya.

Sementara penataan tersebut bertujuan, agar kawasan Kota Tenggarong terlihat rapi, indah, dan tidak terkesan kumuh. Sehingga mengundang masyarakat luar untuk berekreasi ke Tenggarong, dan memberikan dampak terhadap perekonomian masyarakat.(riz/adv)