Optimalkan PAD, Dispar Akan Operasikan Kembali Planetarium Jagat Raya Tenggarong
Planetarium Jagat Raya Tenggarong saat masih beroperasi cukup memikat banyak pengunjung. (poto: sfaposkotakaltimnews/ist)
POSKOTAKALTIMNEWS.COM, KUKAR : Dalam upaya mengoptimalkan pendapatan asli daerah (PAD), Dinas Pariwisata (Dispar) Kukar berencana akan mengoperasikan kembali Planetarium Jagat Raya Tenggarong. Tentu hal itu dilakukan setelah terlebih dahulu dilakukan perbaikan sarana dan prasarana yang ada di obyek wisata tersebut.
Sejak dibangun tahun 2000 dan resmi di buka tahun 2002 lalu, keberadaan Planetarium Jagat Raya Tenggarong merupakan Planetarium ke tiga yang ada di Indonesia, setelah Planetarium Jakarta dan Planetarium Surabaya.
Tentu keberadaan Planetarium tersebut menjadi ikon Kukar dan menjadi kebanggaan warga Kaltim. Selain sebagai tempat berwisata hiburan juga sebagai sarana edukasi bagi masyarakat.
Setelah sekian lama tidak beroperasi lantaran menurut Kadispar Kukar Slamet Hadiraharjo terdapat sejumlah sarana penunjang yang rusak dan perlu ada perbaikan serta pergantian peralatan, terutama pada Lensa Kamera Planetarium.
Untuk pergantian dan pembelian peralatan Lensa Kamera Planetarium tersebut, Kepala Dispar mengatakan sudah terangarkan dalam APBD Perubahan 2023. Segera setelah peralatannya ada dan terpasang, maka Planetarium akan dioperasikan kembali.
"Saat itu kami sedang kunjungan kerja ke Semerang, saya tau di IAIN Semarang ada planetarium, dan berdiskusi mengenai hal tersebut. Akhirnya ada distributornya di Bandung," jelas Slamet kepada poskotakaltimnews, Rabu (11/10/2023).
Kadispar mengungkap kedepan akan menata ulang kawasan sekitar obyek wisata Planetarium. Dimana nantinya akan diberikan ruang bagi pelaku Ekonomi Kreatif, baik dalam bentuk pertunjukan seni hingga melibatkan pelaku UMKM.
Konsep tersebut diterapkan, untuk memikat daya tarik wisatawan berkunjung ke Planetarium. Semoga kedepan kunjungan wisatawan ke Kukar bisa lebih maksimal.
"Kami berharap ketika Planetarium operasi kembali,
kunjungan wisatawan bisa bertambah dan meningkatkan perekonomian masyarakat",
tutupnya. (adv/riz).