Kasus Laptop RT Kukar 2016 Senilai Rp2,9 Miliar, Penyidik Kejari Telah Periksa 22 Saksi

img

TENGGARONG, Penyidik di Kejaksaan Negeri (Kejari) Kutai Kartanegara setidaknya telah memeriksa setidaknya 22 orang saksi untuk diminta keterangan, dalam kasus dugaan korupsi pengadaan Laptop RT Kukar 2016 senilai Rp2,9 miliar.

Menurut Kepala Kejari Kukar Kasmin SH melalui Kasi Intel Herya Sakti Saad SH, Rabu (15/11/2017) , proses pendalaman terhadap kasus dugaan korupsi Laptop RT Kukar terus dilakukan.

Saat ini pihaknya masih menunggu hasil kongrit penghitungan kerugian negara atas kasus tersebut.”Mudah mudahan dalam waktu dekat ini hasil penghitungan kerugian negara dari BPKP sudah ada, sehingga cepat untuk dilimpahkan ke Pengadilan Tipikor Samarinda,” beber Sakti.

Menurut Sakti, sejauh ini Kejaksaan telah menetapkan tiga tersangka dalam kasus tersebut diantaranya adalah GZ Kadisdukcapil, HW staf Disdukcapil dan RW Kontraktor pelaksanaan proyek Laptop.

Jika dalam proses pendalaman nanti akan dikuatkan dengan alat bukti baru, maka tak menutupkemungkinan akan bertambah jumlah tersangkanya.

Sakti menyebut, ada dugaan markup atas kegiatan pengadaan Laptop RT Kukar senilai Rp2,9 miliar untuk 267 unit.

“Modusnya adalah penggelembungan harga, harga yang seharunsya kisaran Rp7 juta per unit namun dalam anggaran dimasukkan Rp11 juta/unit,” tandas Sakti.awi/poskotakaltimnews.com