Salehuddin Ingatkan Pentingnya Penyelesaian RKPD 2026 Tepat Waktu
POSKOTAKALTIMNEWS, SAMARINDA: Anggota DPRD Kalimantan Timur (Kaltim) Salehuddin, menegaskan pentingnya penyelesaian tugas panitia khusus yang telah dibentuk oleh pimpinan dalam mendukung proses penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun Anggaran 2026.
Menurut
Salehuddin, agar penyusunan RKPD 2026 berjalan dengan lancar sesuai peraturan
berlaku, panitia khusus yang dimaksud harus segera menyelesaikan tugasnya agar
berbagai agenda bisa kelar tepat waktu sesuai rencana.
“Panitia
khusus yang sudah dibentuk harus segera melaksanakan tugas-tugasnya dan
menyelesaikan agenda kegiatan DPRD sesuai dengan jadwal yang telah ditentukan
dalam peraturan perundang-undangan," ujarnya.
2024 ini
kata Salehuddin, merupakan tahun yang sangat krusial, karena berbagai agenda
yang dihasilkan menjadi dasar penyusunan RKPD Provinsi Kaltim Tahun Anggaran
2026.
Penyusunan
RKPD untuk Tahun Anggaran 2026 harus dimulai dua tahun sebelumnya, yaitu pada
tahun 2024. Rencana tersebut, lanjutnya, harus disusun sebelum dimulainya Rancangan
Awal RKPD pada Desember 2024 mendatang.
Oleh
karenanya kata Salehuddin, keberhasilan proses ini sangat bergantung pada
kecepatan dan ketepatan waktu penyelesaian tugas-tugas yang ada.
Untuk
diketahui, ada dua produk penting yang harus diselesaikan DPRD Kaltim sebelum
tahapan penganggaran pada APBD 2026.
Pertama,
adalah Rencana Kerja DPRD yang harus masuk dalam dokumen RKPD Tahun Anggaran
2026.
Kedua,
Pokok-Pokok Pikiran DPRD yang juga wajib dimasukkan ke dalam RKPD sebagai bahan
pertimbangan dalam penyusunan anggaran.
Salehuddin
menekankan bahwa penyusunan RKPD yang tepat waktu dan sesuai prosedur sangat
penting untuk memastikan program-program pemerintah daerah dapat berjalan
dengan efektif dan efisien.
Tanpa
adanya produk DPRD yang mendukung, maka proses penganggaran dan perencanaan
daerah pada tahun 2026 akan terhambat.
Sebagai
penutup, anggota DPRD Kaltim ini mengingatkan bahwa meskipun waktu untuk
menyelesaikan berbagai tugas tersebut terbatas, kerja keras dan komitmen dari
seluruh pihak yang terlibat akan sangat menentukan keberhasilan penyusunan RKPD
Tahun 2026.
"Tentu
ini akan berdampak pada kebutuhan dan prioritas pembangunan daerah,"
tutupnya.(adv/die)