Syarifatul Sya’diah Dorong Pariwisata Berau Jadi Tulang Punggung Ekonomi Non-Tambang
Anggota Komisi III DPRD Kalimantan Timur, Syarifatul
Sya’diah
POSKOTAKALTIMNEWS, SAMARINDA : Ketergantungan Kabupaten Berau terhadap sektor pertambangan dinilai perlu segera diimbangi dengan penguatan sektor alternatif.
Anggota Komisi III
DPRD Kalimantan Timur, Syarifatul Sya’diah, menegaskan bahwa pariwisata harus
dijadikan motor baru ekonomi daerah yang lebih berkelanjutan.
Menurutnya,
percepatan pembangunan infrastruktur di Berau menjadi langkah strategis Pemprov
Kaltim untuk membuka akses yang lebih luas ke kawasan wisata unggulan.
“Berau punya potensi
luar biasa. Tapi kalau aksesnya sulit, bagaimana kita bisa menarik investor
atau wisatawan? Karena itu, pembangunan infrastruktur harus dipacu,” ujar
Syarifatul, Kamis (5/6/25).
Ia menekankan bahwa
transformasi ekonomi tidak bisa bergantung pada pemerintah saja. Keterlibatan
masyarakat, pelaku usaha lokal, hingga korporasi besar yang beroperasi di
daerah tersebut sangat penting.
“Kita butuh kerja
sama semua pihak. Pemerintah, perusahaan, dan warga lokal harus satu visi untuk
menjadikan pariwisata sebagai sektor unggulan,” tegasnya.
Selain pariwisata,
Syarifatul juga menyentil sektor lain yang belum tergarap maksimal, yakni
pertanian dan kelautan.
Ia menilai dua sektor
ini bisa menjadi sumber ekonomi baru yang sangat menjanjikan jika dikelola
secara terintegrasi.
“Potensinya besar,
tapi belum ditangani serius. Padahal ini bisa menyerap tenaga kerja dan
menurunkan angka kemiskinan jika digarap dengan benar,” ucapnya.
Ia pun menyampaikan
harapannya agar pemanfaatan sumber daya lokal bisa memberi dampak ekonomi
langsung kepada masyarakat.
Misalnya, dengan mengolah komoditas atau hasil tambang di wilayah Berau agar nilai tambahnya tidak lari ke luar daerah.
“Ekonomi daerah
jangan hanya jadi penonton. Kita ingin masyarakat Berau ikut merasakan
keuntungan dari kekayaan alamnya,” tandasnya.(ADV/DPRD KALTIM)