Popularitas Digital Meningkat, DPRD Kaltim Tekankan Pentingnya Pendidikan di Tengah Tren Jadi Influencer
Ketua
Komisi IV DPRD Kalimantan Timur (Kaltim), H Baba
POSKOTAKALTIMNEWS, SAMARINDA: Di tengah meningkatnya tren generasi muda yang memilih jalur influencer digital sebagai karier utama, Ketua Komisi IV DPRD Kalimantan Timur (Kaltim), H Baba, mengingatkan pentingnya menjaga keberlanjutan pendidikan di tengah euforia dunia konten kreatif.
Ia menyadari bahwa menjadi influencer kini
bukan sekadar hobi, tetapi telah menjadi profesi yang menghasilkan pendapatan
signifikan.
Namun, menurutnya, semangat meraih popularitas
di media sosial seharusnya tidak menggeser prioritas terhadap pendidikan
formal.
“Profesi influencer memang menjanjikan, tapi
jangan sampai itu membuat anak-anak muda meninggalkan pendidikan. Pendidikan
tetap penting sebagai pegangan hidup,” kata H Baba, Senin (16/6/25).
Fenomena ini, lanjutnya, tak jarang melibatkan
pelajar yang memilih untuk menunda atau bahkan meninggalkan sekolah demi fokus
membuat konten.
H Baba menegaskan bahwa pilihan seperti itu
bisa berisiko jika tidak disertai dengan perencanaan masa depan yang matang.
Ia mengajak para konten kreator muda untuk
tetap melanjutkan pendidikan meskipun harus dijalani sambil bekerja.
“Kalau memang harus kerja dulu, tidak masalah.
Tapi sekolah jangan ditinggal. Belajar bisa disesuaikan dengan waktu,” ujarnya.
Berangkat dari pengalaman pribadinya, H Baba
menceritakan bagaimana ia harus bekerja keras sembari tetap bersekolah di masa
mudanya. Menurutnya, perjuangan tersebut justru membentuk karakter dan
ketekunan yang ia bawa hingga kini.
“Saya tahu rasanya sulit. Saya pun pernah ada
di posisi itu. Tapi saya tidak berhenti sekolah karena saya percaya pendidikan
adalah investasi jangka panjang,” tuturnya.
Ia pun berharap, anak-anak muda di Kaltim yang
kini sukses di dunia digital tidak hanya mengejar ketenaran, tapi juga
memperkuat pondasi diri dengan bekal pendidikan yang memadai.
“Popularitas bisa naik turun, tapi ilmu akan
bertahan dan bermanfaat sepanjang hidup,” tutupnya.(ADV DPRD KALTIM)