Disdikbud Kukar Dukung Wajib Belajar 13 Tahun lewat Jambore dan Mubes PAUD 2025
Sekretaris Disdikbud Kukarc Joko Sampurno dalam agenda
Jambore dan Mubes PAUD 2025
POSKOTAKALTIMNEWS, KUKAR: Kecamatan Kota Bangun, Kutai Kartanegara (Kukar), menjadi titik semarak bagi kemajuan pendidikan anak usia dini (PAUD). Arena kegiatan Jambore dan Musyawarah Besar (Mubes) PAUD 2025 resmi dibuka oleh Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kukar, Joko Sampurno, pada Jumat (27/6/25) malam.
Pembukaan ditandai dengan
penabuhan drum sebagai simbol dimulainya kegiatan. Jambore yang mengusung tema
“Sukseskan Wajib Belajar 13 Tahun, Minimal Satu Tahun di PAUD” ini digelar
selama tiga hari, sejak 27 hingga 29 Juli 2025, dan diikuti oleh kontingen
perwakilan dari 20 kecamatan se-Kukar.
Dalam sambutannya, Joko
menegaskan komitmen Pemkab Kukar melalui Disdikbud terhadap penguatan
pendidikan usia dini.
"Pemerintah Kabupaten
Kukar selalu mendukung kegiatan PAUD, yang dibuktikan dengan telah terbentuknya
beberapa lembaga PAUD atau Taman Kanak-kanak (TK) negeri di Kabupaten
Kukar," ujarnya.
Tak hanya itu, dukungan Pemkab
Kukar juga diwujudkan melalui program peningkatan kualitas tenaga pendidik
PAUD.
"Kami memberikan
kesempatan kepada para guru PAUD yang belum sarjana melalui program beasiswa
1000 guru sarjana," jelas Joko.
Disdikbud Kukar juga
memberikan bantuan operasional bagi satuan PAUD, dengan jumlah bantuan yang
disesuaikan berdasarkan jumlah peserta didik. Langkah ini ditujukan agar setiap
lembaga PAUD memiliki daya dukung yang cukup dalam menjalankan proses
pembelajaran.
Lebih lanjut, Joko
menyampaikan bahwa Pemkab Kukar berencana memberikan bantuan seragam gratis
untuk siswa PAUD, SD, dan SMP. Program tersebut kini tengah menunggu rampungnya
petunjuk teknis.
"Mudah-mudahan cepat
terealisasi. Semoga dengan adanya bantuan seragam gratis ini dapat memberikan
keringanan beban bagi bapak ibu yang sangat membutuhkan," tutupnya.(adv)