Bappeda Kukar Perkuat Kajian Program dalam Penyusunan RPJMD
Kepala Bidang (Kabid) Sosial dan Budaya (Sosbud) Gamal Abdul Aziz
POSKOTAKALTIMNEWS, KUKAR : Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) terus mematangkan proses penyusunan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) sebagai pedoman pembangunan lima tahun ke depan. Sejumlah kajian program dilakukan untuk memastikan arah kebijakan sesuai kebutuhan daerah dan visi-misi Kepala Daerah.
Plt Kepala Bappeda Kukar Sy Vanesa Vilna melalui Kepala Bidang (Kabid) Sosial dan Budaya (Sosbud) Gamal Abdul Aziz menjelaskan, penyusunan RPJMD harus disusun secara sistematis dan berbasis data agar menjawab kebutuhan pembangunan saat ini dan masa mendatang.
“Kami memastikan setiap program yang masuk dalam RPJMD benar-benar melalui kajian yang matang dan berbasis data yang valid,” jelas Gamal Abdul Aziz pada Poskotakaltimnews, di ruang kerjanya, belum lama ini.
Kajian program tersebut mencakup analisis terhadap potensi daerah, tantangan pembangunan, hingga evaluasi capaian sebelumnya.
Melalui kajian tersebut, Bappeda ingin memastikan arah kebijakan yang disusun sejalan dengan visi dan misi kepala daerah terpilih serta tantangan global yang semakin dinamis.
Selain itu, Bappeda Kukar juga mengedepankan pendekatan partisipatif dengan melibatkan berbagai pemangku kepentingan. Rangkaian konsultasi publik, forum perangkat daerah hingga diskusi dengan akademisi menjadi bagian penting agar dokumen perencanaan tidak hanya teknokratis, tapi juga aspiratif.
“Kami ingin seluruh elemen masyarakat bisa merasakan kehadiran pemerintah dalam pembangunan," sebutnya.
Untuk itu, partisipasi
masyarakat menjadi salah satu landasan penyusunan RPJMD.
Bappeda Kukar juga memperhatikan kondisi fiskal daerah dalam proses perumusan program.
Evaluasi kapasitas keuangan dilakukan untuk memastikan skala prioritas pembangunan tetap realistis dan dapat direalisasikan secara optimal selama periode RPJMD.
“Program yang dicantumkan bukan hanya sekedar rencana, namun harus bisa dilaksanakan sesuai kemampuan anggaran daerah. Efektivitas dan efisiensi menjadi prinsip utama,” jelasnya.
Melalui kajian menyeluruh ini, diharapkan dokumen RPJMD dapat menjadi peta jalan pembangunan yang terarah dan memberikan dampak signifikan terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat. Sektor ekonomi, infrastruktur, pendidikan, kesehatan, hingga lingkungan akan menjadi fokus utama penguatan program.
Pihaknya berkomitmen
menghasilkan dokumen RPJMD yang berkualitas, terukur, dan adaptif terhadap
perubahan. Dengan demikian, pembangunan lima tahun mendatang dapat berjalan
lebih terencana dan merata di seluruh wilayah Kabupaten Kutai Kartanegara. (adv/riz)