Buka Gebyar Taat Pajak 2019, Isran: Pungutan Pajak Dapat Harus Meningkat
SAMARINDA- Gubernur Kaltim H Isran Noor mengharapkan terobosan dan inovasi yang dilakukan Badan Pendapatan Daerah (Bependa) Provinsi Kaltim, dalam mendekatkan pelayanan kepada wajib pajak di seluruh wilayah Kaltim, dapat terus meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) khususnya pengutan Pajak Kendaraan Bermotor (PKB).
“Dengan kegiatan Gebyar Taat Pajak
dengan undian tabungan bagi
masyarakat taat pajak Kendaraan
Bermotor (PKB), kita harapkan PAD Kaltim
semakin meningkat , khususnya dari sektor
PKB seperti tahun-tahun sebelumnya ,”
kata Isran Noor saat membuka
Gebyar Taat Pajak dengan undian tabungan, di Atrium Bigmall Samarinda,
Rabu (20/11/2019).
Isran menambahkan, kondisi saat ini PAD
Kaltim terus mengalami peningkatn dari tahun ke tahun, lonjakan positif mulai terlihat tahun 2016, dimana
reaslisasi mencapai Rp.4,02 triliun dari
target Rp.3,92 triliun. Tahun
2017 mencapai Rp.4,58 triliun dari target Rp.4,16 triliun . Kemudian tahun 2018
meningkat sebesar Rp.5,75 triliun dari target Rp.5,12 triliun.
Melalui Gebyar Taat Pajak ini, Isran
Noor mengharapkan kepada Bapenda Kaltim selaku koordinator pelaksanaan pemungutan pajak, dapat terus
berinovasi meningkatkan pelayanan pembayaran pajak di masing-masing daerah, serta terus mensosialisasikan kepada masyarakat akan pentingnya taat
membayar pajak.
“ Selain itu, dengan Gabyar Taat Pajak , kita juga
mengharapkan kepada seluruh masyarakat
Kaltim khususnya para para wajib pajak, kesadaran akan membayar pajak kendaraannya semakin meningkat, karena secara nasional lebih 75 persen pendapatan negara dan daerah berasal dari pajak, sehingga penyelenggaraan kegiatan ini ,
dapat berimbas PAD Kaltim dapat terus meningkat,” kata
Isran Noor.
Sementara Kapala Bapenda Kaltim Hj Ismiati
dalam laporannya mengatakan
pemberian undian tabungan sebesar
Rp.1, 2 miliar untuk 89 bagi masyarakat
taat PKB tiga tahun berturut
tanpa denda, dari jumlah tersebut masing-masing mendapatkan Rp.12.5 00.0000,
serta dua hadiah umroh.
“ Pencabutan undian tabungan akan kita berikan berdasarkan sitem komputerisasi
yang telah diidentifikasi berdasarkan data wajib pajak yang berjumlah kurang lebih 2,5 juta se Kaltim.
Kegiatan gebyar taat pajak ini, kita
harapkan dapat memotivasi serta memberikan
rewards bagi masyarakat yang
taat pembayaran pajak
tepat waktu,” kata Ismiati.
Dalam acara tersebut Gubernur Kaltim H Isran Noor dan Wakil Gubernur Klatim H Hadi Mulyadi berkesempatan menekan keyboard laktop untuk mencari pemenang umroh,
yang diraih dari masyarakat dari Kota Bangun Kabupaten Kutai
kartenagara (Kukar) dan Kota Balikpapan.
Tampak hadir Kepala Perwakilan BI Kaltim, kepala OJK
Kaltim, Pimpinan perbankan,
bupati/walikota, ketua dan anggota DPRD Kabupaten/kota, kepala perangkat daerah dan
Biro dilingkup Pemprov Kaltim, kepala
instansi pertikal, tokoh masyarakat, tokoh agama , para camat
dan lurah serta undangan wajib pajak.(mar/poskotakaltimnews.com)