Warga Muara Jawa Hilang Diterkam Buaya Saat Menjaring Udang di Empang

img

Proses pencarian Nurdin korban yang di terkam buaya di kecamatan Muara Jawa. (pic: ist)

 

POSKOTAKALTIMNEWS, KUKAR : Nasib tragis menimpa seorang warga Kecamatan Muara Jawa, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar). Diketahui bahwa sosok pria bernama Nurdin dilaporkan hilang setelah diterkam buaya saat menjaring udang di Empang Muara Ulu, Senin (19/1/2026) sekitar pukul 23.45 WITA.

 

Peristiwa nahas tersebut disaksikan langsung oleh anak korban, Amat (23), yang saat itu berada tidak jauh dari lokasi kejadian.

 

Saat dikonfirmasi Koordinator Lapangan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kukar, Eko Suryawinata mengungkapkan bahwa korban tengah menjaring udang di empang, sebelum tiba-tiba muncul seekor buaya yang langsung menyerang.

 

“Korban sedang menjaring udang di empang, kemudian datang buaya dan langsung menyerang korban,” ujar Eko saat diwawancarai Selasa (20/1/2026) malam via Whatsapp.

 

Melihat kejadian itu, Amat segera menghubungi pihak keluarga melalui telepon seluler untuk mengabarkan peristiwa tersebut.

 

“Dalam telepon itu, anaknya menyebutkan kalau bapaknya sudah tidak ada, diterkam buaya,” jelas Eko.

 

Eko mengatakan BPBD Kukar menerima laporan insiden tersebut pada pukul 13.35 WITA. Usai menerima laporan, Tim SAR Gabungan Muara Jawa langsung bergerak melakukan upaya pencarian di sekitar lokasi kejadian.

 

“Tim langsung melakukan pencarian setelah laporan kami terima,” tambahnya.

 

Hingga Selasa sore, korban belum ditemukan. Proses pencarian rencananya akan dilanjutkan pada hari ini Rabu (21/01/2026) dengan melibatkan unsur tambahan. Tim dari Kepolisian Perairan dan Udara (Polairud) Kukar telah tiba di Tempat Kejadian Perkara (TKP) untuk membantu proses pencarian.

 

“Kami menunggu Badan SAR Nasional (Basarnas) Balikpapan besok untuk bersama-sama bergerak ke lokasi. Namun, beberapa personel BPBD Kukar sudah lebih dulu menuju TKP setelah sebelumnya melakukan pencarian korban lain di Santan Ulu, Kecamatan Marangkayu,” jelas Eko.

 

Eko menambahkan saat ini tim baru mengevakuasi bagian lengan tangan korban, yang kemudian dibawa ke rumah sakit untuk dilakukan otopsi.

 

Hingga berita ini diturunkan, pencarian korban masih terus berlangsung dan warga di sekitar lokasi diminta untuk tetap waspada terhadap keberadaan buaya di perairan setempat. (Tan)