Pria di Loa Duri Ilir Alami Luka Bakar, Diduga Menjadi Korban Serangan Orang Tak Dikenal
Korban yang sedang dalam perawatan intensif di Rumah Sakit. (pic:ist)
POSKOTAKALTIMNEWS,KUKAR
: Seorang pria dengan gangguan jiwa di Desa Loa Duri Ilir, Kecamatan Loa Duri,
mengalami luka bakar serius hingga 90% dan kini dalam kondisi kritis setelah
diduga menjadi korban penyerangan oleh orang tak dikenal.
Korban, bernama
Alpianur (50), saat ini menjalani perawatan intensif di RSUD Inche Abdoel
Moeis, Samarinda, dengan kondisi yang masih kritis. Luka bakar yang dialami
meliputi sebagian besar tubuh korban.
Saat dikonfirmasi
awak media. Ibu korban, Mustika, mengungkapkan bahwa anaknya telah lama
memiliki riwayat sebagai orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) selama hampir
belasan tahun.
Namun, terjadinya
musibah yang dialami Alpianur, hingga saat ini pihak keluarga mengaku masih
belum mengetahui motif di balik dugaan penyerangan tersebut. Mustika mengaku
belum berani melaporkan ke pihak kepolisian lantaran belum memiliki saksi atas
peristiwa yang menimpa anaknya tersebut.
“Kejadian ini sudah
sekitar satu minggu lalu. Kami belum berani melaporkannya ke pihak kepolisian
karena belum ada saksi yang bisa memberikan keterangan,” ujar Mustika, Rabu
(21/1/2026) saat dikonfirmasi via telepon.
Lebih lanjut Mustika
menyebut dari pengakuan anaknya, korban diserang oleh orang lain saat berada di
lapangan sepak bola Kecamatan Loa Duri.
“Kami masih berusaha
mencari tahu sendiri apa yang sebenarnya terjadi. Meski ada pengakuan korban
kami belum mempunyai bukti yang dapat menguatkan keterangan tersebut untuk
dilaporkan ke pihak kepolisian,” tambah Mustika.
Hingga saat ini
diakui Mustika pihak rumah sakit terus melakukan perawatan intensif terhadap
korban, sebab luka bakar yang dialami tergolong sangat serius.
Sementara itu
Kapolsek Loa Janan, AKP Abdillah Dalimunthe, saat dikonfirmasi mengatakan
pihaknya baru mengetahui adanya kasus ini.
“Kami baru tahu kasus
ini dan akan segera mendalaminya untuk mencari informasi lebih lanjut, untuk
mengetahui kronologi kejadian serta pihak yang bertanggung jawab,” tandasnya.
(Tan)