Pemprov Kaltim Tuntaskan Fender Jembatan Sambaliung, Rp34 Miliar untuk Menjaga Urat Nadi Berau
POSKOTAKALTIMNEWS, BERAU : Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Pemprov Kaltim) resmi menuntaskan pembangunan fender (dolphin fender) di Jembatan Sambaliung, Kabupaten Berau. Infrastruktur pengaman senilai Rp34 miliar itu diresmikan langsung oleh Wakil Gubernur Kaltim, Seno Aji, Selasa (10/2/2026) siang.
Pemasangan empat fender di
setiap sisi jembatan menjadi langkah strategis untuk memperkuat perlindungan
struktur jembatan yang telah berusia lebih dari tiga dekade. Selama ini, posisi
jembatan yang berada di jalur lalu lintas sungai aktif membuatnya rentan
terhadap benturan kapal dan tekanan arus.
“Bersyukur proses pekerjaan
sudah 100 persen dan keempat sisi jembatan sudah dilindungi oleh fender. Sangat
proporsional dan tampaknya sangat kuat,” ujar Seno Aji.
Adanya pertimbangan Jembatan
Sambaliung bukan sekadar infrastruktur biasa. Ia menjadi satu-satunya
penghubung utama antara pusat Kota Tanjung Redeb dan kawasan Pesisir Selatan
Berau. Setiap hari, mobilitas masyarakat, distribusi logistik, hingga aktivitas
ekonomi bergantung pada kokohnya jembatan tersebut.
Meski kapal-kapal yang
melintas di bawahnya tidak berukuran besar, risiko benturan tetap menjadi
perhatian. Kehadiran fender diharapkan mampu meredam potensi kerusakan apabila
terjadi insiden di perairan sekitar jembatan.
“Apalagi yang lewat di bawah
jembatan itu juga kapal-kapal yang tidak begitu besar, dan kami yakin bisa
melindungi jembatan ini,” tambahnya.
Pemprov Kaltim juga memberi
sinyal akan melakukan kajian terhadap Jembatan Gunung Tabur yang kondisinya
mulai mengkhawatirkan. Intensitas lalu lintas dan potensi risiko benturan kapal
akan menjadi bahan evaluasi bersama Pemerintah Kabupaten Berau.
“Nanti kita lihat juga, kita
diskusikan dengan pemerintah kabupaten, berapa sering traffic yang ada di sana.
Karena ini juga akan mempengaruhi terhadap benturan-benturan dari kapal-kapal
tersebut. Yang jelas kami ingin mengamankan semua aset di provinsi ini,”
tegasnya.
Di sisi lain, Sekretaris
Daerah Berau Muhammad Said menyampaikan apresiasi atas perhatian Pemprov Kaltim
terhadap infrastruktur daerah. Ia berharap sinergi antara pemerintah provinsi
dan kabupaten terus terjalin demi percepatan pembangunan di Berau.
“Mudah-mudahan dengan sering
hadirnya kunjungan dari pemerintah provinsi, porsi pembangunan di Kabupaten
Berau menjadi lebih banyak dan lebih diprioritaskan sebagai daerah unggulan di
Kalimantan Timur,” ujarnya.
Dengan perlindungan baru
tersebut, Jembatan Sambaliung diharapkan tetap berdiri kokoh sebagai urat nadi
penghubung dan penopang pertumbuhan ekonomi Berau di masa mendatang. (sep/FN)