Masuk Jalur Lawan, Mobil Pick Up Hantam Sepeda Motor Mahasiswi di Loa Janan
Kecelakaan mobil pick
up dan sepeda motor di Jalan Soekarno-Hatta KM 18, Desa Batuah, Kecamatan Loa
Janan. (Doc. Polsek Loa Janan)
POSKOTAKALTIMNEWS, KUKAR : Sebuah mobil pick up Daihatsu Gran Max diduga masuk ke jalur berlawanan dan menghantam sepeda motor Honda Scoopy yang dikendarai seorang mahasiswi di Jalan Soekarno-Hatta Kilometer 18, Desa Batuah, Kecamatan Loa Janan, Kutai Kartanegara (Kukar), Selasa (13/10/2026).
Akibat kejadian
tersebut, pengendara motor mengalami luka-luka dan menjalani perawatan di RSUD
I.A. Moeis Samarinda.
Kanit Lantas Polsek
Loa Janan, Iptu Abdul Hakim mengatakan, pendaraan yang terlibat dalam
kecelakaan tersebut yakni mobil pick up Daihatsu Gran Max hitam yang
dikemudikan Baharuddin Ahmad (52), dan sepeda motor Honda Scoopy merah hitam
yang dikendarai Rahimah Tussaleha (22).
Ia menjelaskan, mobil
pick up melaju dari arah Balikpapan menuju Samarinda, saat melewati tikungan ke
kanan, pengemudi diduga melaju dengan kecepatan tinggi hingga kehilangan
kendali dan masuk ke jalur berlawanan.
Pada saat bersamaan,
sepeda motor korban datang dari arah Samarinda menuju Balikpapan sehingga
tabrakan tidak dapat dihindari.
“Di lokasi kejadian
terdapat marka tengah jalan berupa garis utuh berwarna kuning. Kondisi badan
jalan dilaporkan baik, dengan arus lalu lintas ramai lancar saat kecelakaan
terjadi,” jelasnya.
Akibat benturan
tersebut, Rahimah mengalami luka-luka dan harus mendapatkan penanganan medis di
RSUD I.A. Moeis Samarinda.
“Dalam kejadian ini,
satu orang mengalami luka berat dan tidak ada korban meninggal dunia,”
ungkapnya.
Kerugian material
akibat kecelakaan diperkirakan mencapai Rp8 juta. Sepeda motor Honda Scoopy
mengalami kerusakan yang ditaksir mencapai Rp3 juta atau sekitar 30 persen,
sedangkan mobil pick up Daihatsu Gran Max mengalami kerusakan sekitar 15 persen
dengan nilai kerugian Rp5 juta.
Petugas kepolisian
telah mendatangi dan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), mendata
saksi-saksi, mengecek kondisi korban di rumah sakit, mengamankan kendaraan yang
terlibat, serta mengatur arus lalu lintas.
“Kami imbau kepada
pengendara agar tetap berhati-hati, kalau dalam keadaan kondisi tidak fit atau
mengantuk diharapkan berhenti untuk beristirahat," tutupnya. (Kriz)