Faisal : Proyek Pembangunan Estetitka Kampung Selambai Dinilai Lamban
(Anggota komisi 3 DPRD,
Faisal )
Bontang,
Anggota Komisi III DPRD Kota Bontang, Faisal menyesalkan, pembangunan
proyek penataan lingkungan di kampung Selambai, Kecamatan Bontang Utara,
senilai kurang lebih Rp. 20 Miliar itu terkesan lamban.
Saat dimintai
komentarnya pada Selasa, 02/03 Faisal mengatakan, progres pekerjaan tersebut
terkesan lamban, karena seharusnya proyek tersebut dimulai sejak Oktober 2019
dan berakhir pada Agustus 2020 mendatang sedangkan progres pekerjaan
belum melewati 50 persen pekerjaan.
"Seharusnya
proyek ini sudah finising lah sedangkan fakta yang ada di lapangan saat
ini baru terlihat pemotongan jembatan dan pengerukan di bawah jembatan,
sementara material seperti tiang pancang sendiri pun belum ada,"tegas
politisi NasDem ini
Faisal
mengatakan, dari nformasi yang telah diterimanya dari pihak Perumahan,Kawasan
Pemukiman dan Pertanahan (Perkim) Kota Bontang pengiriman material tersebut
masih terkendala dengan otoritas pelabuhan setempat belum memberi izin
pelayaran lintas Pulau ( Provinsi Jawa-Kalimantan).
"Berdasarkan
keterangan yang saya dapatkan material tersebut masih menumpuk di Pelabuhan,
namun karena faktor cuaca yang ekstrim, material tersebut belum dapat dikirim
via Surabaya," ujar Faisal menenrangkan.
Sementara itu,
Kepala Seksi OPD Perkim, Rina Nurhayati, saat dikonfirmasi
mengatakan, saat ini bahan material memang sempat terhambat dalam pengiriman ke
Kaltim. Namun saat ini material tersebut sudah berada di Penajam Pasir Utara
(PPU) tinggal menunggu pengiriman ke sini (Bontang)
"Semula
memang material itu menumpuk di Surabaya, karena otoritas pelabuhan belum
mengeluarkan izin, karena faktor cuaca yang ekstrim, namun saat ini posisi
keberadaan matarial tersebut sudah berada di PPU jadi tinggal menunggu saja
pengiriman kemari,"Ujarnya. wan/adv