Baznas Mitra Pemkab Kukar, Bantu 200 Paket Sembako untuk Warga Terdampak Covid-19
(Bupati Edi Damansyah saat menyerahkan bantuan paket sembako dari Baznas Kukar, kepada orang yang berhak menerimanya)
TENGGARONG- Pemkab
Kukar melalui Bupati Edi Damansyah mengapresiasi kepada Badan Amil Zakat
Nasional(Baznas) Cabang Kukar, yang telah membantu pemerintah dalam mengatasi
kemiskinan, apalagi ditengah pandemi Covid-19 yang masih berlangsung di Kukar.
"Saya terima
kasih kepada Baznas, sebagai mitra pemerintah, yang telah membantu pemerintah
meringankan beban masyarakat saat ini," ujar Bupati Edi, saat menyerahkan
bantuan Baznas kepada para mustahiqnya, Sabtu(9/5/2020) siang.
Basnas menyediakan
200 paket sembako plus uang, yang diperuntukan bagi pekerja non formal seperti
ojol, pedagang gerobak, serta petugas cleaning servis, yang ikut berdampak saat
pandemi corona saat ini, dimana ruang geraknya sudah terbatas, untuk memutus
mata rantai penyebaran Covid-19.
"Mudah-mudahan
sinergi antara Pemkab dengan Baznas, bisa berlanjut terus dimasa yang akan
datang, walau selain kegiatan keagamaan saja terus berlanjut," ujarnya.
Bupati juga
mengapresiasi, para pengumpul zakat melalui Unit Pengumpul Zakat(UPZ) yang ada di
masing Kecamatan, Desa, Masjid dan Mushola, yang terus bekerja mengumpulkan
zakat kepada orang yang berhak membayar zakat, yang akan didistribusikan kepada
orang yang berhak menerimanya.
"Peran tokoh
agama juga sangat penting, dalam peningkatan pengumpulan zakat. Ajaklah
masyarakat untuk membayar zakat ke lembaga yang resmi termasuk Baznas, agar
pengelolaannya lebih maksimal," jelasnya.
Sementara itu, Ketua
Baznas Kukar, Alie Syauti mengatakan, sumber dana pemberian sembako kepada
mustahiq atau yang berhak menerimanya, bersumber dari pengumpulan zakat
masyarakat Kukar. Baznas juga mengarahkan kepada UPZ masjid dan mushola, untuk
mengumpulkan zakat lebih dulu, jangan menunggu sampai akhir Ramadhan.
"Penerima paket
sembako sudah kita seleksi, orang yang betul-betul membutuhkan, seperti para
pedagang yang terhenti tidak ada pendapatan, karena usahanya tutup semasa
Corona," paparnya.(and/adv)