Abdul Rasyid: Wakil Bupati Harus Jaga Netralitas

img

(Abdul Rasyid, Ketua DPRD Kukar)


TENGGARONG, Ketua DPRD Kutai Kartanegara Abdul Rasyid mengingatkan kepada Wakil Bupati terpilih H Chairil Anwar, ketika sudah definitif mengemban amanah sebagai Wakil Bupati Kukar untuk masa jabatan 2016-2021, nantinya bisa menjaga netralitas.

“Kita harapkan Wakil Bupati yang terpilih nantinya bisa menjalankan tugas dan amanah dengan baik. Kemudian juga menjaga netralitas,” tegasnya.

Disisi lain, lanjut dia, program Gerbang Raja jilid 2 pemerintah Kutai Kartanegara harus tetap dilanjutkan, sehingga pelaksanaan pembangunan benar benar berjalan sesuai harapan.

Seperti diketahui bahwa hasil Paripurna DPRD Kukar tentang pemilihan Wakil Bupati, pada 4 Mei 2020 lalu dimana terdapat dua calon yakni H Chairil Anwar dan H Djuremi, calon terpilih yakni H Chairil Anwar dengan mendapat 40 suara, sementara H Djuremi hanya mendapatkan 3 suara.

Berkas keputusan dari hasil pemilihan itu sendiri, selanjutnya akan disampaikan ke Bagian Pemerintahan Setprov Kalimantan Timur, untuk kemudian dilanjutkan untuk disampaikan ke Kemendagri untuk diterbitkan surat keputusan penetapan wakil Bupati Kukar.

Bupati Edi Damansyah saat dikonfirmasi media Selasa (12/5/2020) mengaku sudah menyerahkan berkas ke Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur.”Tiga hari yang lalu sudah saya tandatangani, kemudian diserahkan ke pemprov Kaltim untuk segera ditindaklanjuti ke Kementeri Dalam Negeri,” kata Edi Damansyah, di Tenggarong.

Edi Damansyah pun berharap kepada wakil bupati, bisa membantu tugas tugas di pemerintahan di Kutai Kartanegara.”Apa yang selama ini saya kerjakan dengan adanya wakil bupati tentunya bisa membantu sekali. Meski selama ini sudah berjalan dengan baik, namun dengan adanya wakil saya yakin akan tambah baik lagi,” tutur Edi Damansyah.

Edi Damansyah juga menyerahkan sepenuhnya pada proses yang sedang berjalan dengan Pemprov Kaltim, terkait dengan kelanjutan berkas hasil pemilihan Wakil Bupati Kukar tersebut.

“Kan nanti yang menyampaikan ke kemendagri adalah Pemrov , jadi kita tunggu saja,” ujarnya.awi/adv