DPD Golkar Kaltim Kecewa, Padahal Kans Bontang Besar

img

Ketua DPD Kaltim Rudy Mas'ud


BONTANG, DPD Golkar Kaltim merasa kecewa atas perolehan suara pada pilkada Bontang beberapa waktu lalu.

Moment pada Pilkada Bontang mendapat catatan dari pengurus DPD I Golkar Kaltim. Kader yang diusung partai beringin itu secara hitung-hitungan politik, kans menang sangat tinggi.

Ketua DPD I Golkar Kaltim Rudy Mas'ud mengaku kecewa dari perolehan suara di Pilkada Bontang.

"Harusnya bisa menang karena secara matematis kita (Golkar) unggul. Tapi hasilnya tidak demikian," ujar Rudy kepada wartawan, Selasa (15/12/2020).

Rudy menjelaskan, Golkar di Bontang seharusnya bisa menang dengan mudah. Melihat hasil survei kader yang diusung bisa unggul telak dari penantangnya.

Kemudian, koalisi cukup gemuk artinya sumber daya manusianya melimpah untuk digerakkan. Apalagi kader yang disorong merupakan petahana. Ditambah, Golkar juga jadi penguasa di parlemen Bontang.

"Artinya infrastruktur kita komplit, tapi tetap saja kita kecolongan," ungkap Rudy.

Anggota DPR RI dari Komisi VII menilai, mesin politik di Bontang tidak berjalan efektif. Dukungan infrastruktur cukup kokoh ditingkat elit. Seharusnya ini lebih dari cukup untuk menggerakan mesin politik bekerja saat Pilkada kemarin.

"Kalo mesin politik normal, di atas kertas atau dimana-mana pasti menang. Asal digerakkin saja juga pasti menang," tambahnya.

Menindaklanjuti hasil Pilkada di Bontang. Rudy memastikan bakal melakukan evaluasi Golkar di Bontang. Langkah itu akan dilakukan seusai pengumuman oleh penyelenggara digelar.

"Pasti akan ada evaluasi. Kita tunggu saja lah pengumuman dari KPU. Kendati saat ini real count sudah selesai. Tapi kita tunggu pengumuman setelah KPU saja," pungkasnya.(wan/poskotakaltimnews.com)