Soal BPUM, Kepala BRI Tenggarong Angkat Bicara

img

Kepala Bank BRI cabang Tenggarong Andriyani

TENGGARONG, Kepala Cabang BRI Tenggarong Andriyani angkat bicara menanggapi kabar yang ramai beredar, terkait dengan bantaun Banpres Produktif Usaha Mikro (BPUM) senilai Rp. 2,4 juta yang sudah masuk namun di tarik kembali.

“BRI Cabang Tenggarong menegaskan bahwa  tidak pernah menarik kembali bantuan tersebut.” kata Andriyani, di Kodim 0906 Tenggarong, Senin (11/1/2021)

Ia mengatakan, pihak Bank BRI tidak tahu persis kenapa bisa di tarik kembali bantuan tersebut, karena BRI ini hanya sebagai penyalur bukan pengusul, karena semua itu tergantung dari pusat seperti apa mekanismenya.

"Kami hanya penyalur, semua pengusul itu dari Dinas Koperasi dan UMKM, dan Pegadaian, dan yang berhak untuk menarik atau blokir bantuan tersebut hanya lah pusat, semua ketentuan dari pusat" kata Andriyani.

Lanjut dia, kemungkinan terjadi karena ada beberapa persyaratan yang tidak sesuai dengan ketentuan, seperti penerima BPUM tidak di perbolehkan telah menerima pinjaman KUR, jika ternyata penerima tersebut pernah meminjam KUR, maka di kantor pusat tidak bisa cair, karena tidak sesuai dengan ketentuan pemerintah, oleh karenanya saldo yang sudah masuk namun penerima tersebut tidak sesuai dengan ketentuan pemerintah maka di tarik kembali.

"Yang di tarik kembali itu seperti, jika penerima tidak mengurus persyaratannya dan mengambil dana tersebut, jadi penerima BPUM setelah di konfirmasi ya segera konfirmasi kembali ke BRI terdekat dan melengkapi persyaratannya, kemudian ambil uangnya" Ucapnya.(*riz/poskotakaltimnews.com)