Tindaklanjuti Dugaan Pencemaraan Limbah, Komisi I Akan Agendakan Pertemuan dengan OPD

img

(Jahidin)

POSKOTAKALTIMNEWS.COM, SAMARINDA- Komisi I DPRD Kalimantan Timur mangagendakan dalam waktu dekat ini melakukan pertemuan dengan sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, untuk menindaklanjuti permasalahan dugaan pencemaraan limbah PT Insan Bara Perkasa (IBP), di Desa Tani Bhakti Kecamatan Loa Janan.

 “Dalam waktu dekat pihaknya sudah mengagendakan pertemuan, dan akan mengundang Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Kaltim, Direktur Pertambangan, kemudian terkait dengan perizinan Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kaltim, serta Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kaltim.” Kata Ketua Komisi I DPRD Kaltim Jahidin.

DPRD juga akan memanggil DLH Kukar dalam pertemuan nanti.

"Kami menyayangkan DLH Kukar tidak mampu menyelesaikan masalah tersebut. Kami kan mengundang DLH Kukar dalam pertemuan nanti karena memang wilayahnya," ungkapnya.

Anggota DPRD Kaltim dari Dapil I Samarinda ini mengaku, sebenarnya kewenangan ini ada di Kukar. Sebab terjadinya berada di wilayah Kukar. Karena dianggap tak tuntas menyelesaikan, maka diteruskan ke DLH Kaltim.

Politisi PKB tersebut menargetkan, kalau perusahaan PT IBP ini tidak menyelesaikan hak masyarakat, maka  akan di bawa masalah ini ke Kementerian ESDM dan akan tinjau ijin-ijin yang dimiliki perusahaan, karena pada prinsipnya hal ini sangat merugikan rakyat Kaltim.

"Khususnya masyarakat yang berdomisili di sekitar tambang. Harapan kita sebenarnya dengan adanya keberadaan tambang ini merubah pola kehidupan masyarakat sekitarnya. Bisa merekrut tenaga kerja, ada dampak yang bisa menguntungkan. Tapi kalau menyengsarakan masyarakat, untuk apa," kata Jahidin.(adv/dn)