Pencanangan Blue Econony Maratua di Pulau Maratua, Berau Akan Punya Sumber Uang Baru
suasana acara louncing Blue Ekonomi
POSKOTAKALTIMNEWS.COM,TANJUNG REDEB- Dengan potensi laut meruah potensi mangrove, rumput laut serta daya serap karbon laut 3 lebih besar dari darat, Berau maka dapat dipastikan kedepan Bumi Batiwakkal akan punya sumber uang baru dari pengembangan sector pariwisata khususnya dengan program blue ekonomi.
“Hanya bagaimana saat ini
masyarat ditumbuhkan kesadaran menjaga kebersihan dan pola benar menangkap ikan
termasuk pendidikan pariwisata laut untuk alam . Dan memberikan pemahaman laut
untuk ekonomi dan laut untuk masyarakat jadi tetap milik rakyat ,” demikian disampaikan
Utusan Khusus Presiden Seychelles untuk ASEAN, Nico Barito pada pencanangan
Blue Economy Maratua di Pulau Maratua yang dilaunching di Kampung Teluk
Harapan, Kecamatan Maratua pada bulan Juni lalu.
Untuk diketahui Pencanangan Blue Economy program
bekerjasama dengan Pemerintah Seychelles tersebut secara resmi
dilaunching oleh Gubernur Kaltim, Isran Noor didampingi Bupati Berau, Sri
Juniarsih Mas serta Wakil Bupati Berau, H Gamalis.
Selain itu juga diluncurkan
proyek percontohan homestay klas menengah ke atas di Kampung Teluk Harapan dan
Kampung Teluk Alulu. Kedua program yang dilaunching ini merupakan tindak lanjut
kunjungan Tim percepatan pengembangan strategis kepariwisataan kepulauan
Maratua ke Seychelles pada Maret dan Desember 2019 lalu.
Dalam penjelasannya Gubernur Kaltim Isran Noor mengatakan
Seychelles negara kecil tapi bisa besar menjadi objek wisata kunjungan
dunia dan pesawat yang datang semua besar karena bandaranya bertaraf
Internasional. “Saya kira mirip Maratua, disini kenadatipun Berau sendiri sudah
ada 3 Bandara seperti Bandara Kalimarau, Bandara Maratua dan Badanda Batu Putih
tetap saja Bnadarannya hanya local tidak internasional, inilah saya lihat perlu
menjadi pembenahan kedepan dalam mebdukung pengembangan pariwisata kita,”jelas
Gubernur Kaltim Isran Noor.
Sementara Bupati Berau Sri Juniarsih mengatakan momen acara
louncing Blue Ekonomi dirinya bisa bertemu dan diwawancarai langsung oleh Mr
Alain St'Ange mantan Menteri Pariwisata dan Budaya Negara Republik Seychelles.
Beliau diberi gelar "Tourism Guru" karena dikenal sangat dalam
pengetahuan dan pengalamannya dalam bidang pariwisata.
“Dalam wawancara saya
menyampaikan 4 hal sebagai promosi pariwisata Berau yayakni kemudahan
akses, harga yang terjangkau, kebersihan lokasi wisata dan keramahan orangnya,
keunikan wisata alam dan budayanya. “Mesti waktu sangat singkat, saya banyak
belajar dari beliau tentang bagaimana mengembangkan Maratua menjadi destinasi
wisata kelas dunia seperti yang pernah beliau lakukan di Seychelles,”ujar
Bupati Sri Juarsih. (sep/adv)