Ingatkan Daerah Tetap Waspada Covid

img

(Wagub Kaltim Hadi Mulyadi) 

POSKOTAKALTIMNEWS.COM,SAMARINDA- Berdasarkan Inmendagri Nomor 23 Tahun 2021, Kota Samarinda tidak termasuk dalam PPKM Level 4, walaupun demikian Wakil Gubernur Kaltim H Hadi Mulyadi mengingatkan, agar Walikota Samarinda bersama seluruh masyarakatnya untuk tetap waspada dan berhati-hati  terhadap penyebaran Covid-19 dengan selalu menerapkan protokol kesehatan.

Hadi Mulyadi melalu data perkembangan terkonfirmasi positif Covid-19, membandingkan  kota Samarinda dan Kota Balikpapan selama tahun 2021. Puncak untuk Samarinda tanggal 9 Juli sebanyak 250 orang ini yang paling tinggi, tapi Balikpapan 13 Juli sebanyak 599 orang, dan tiga kali Balipapan mencapai lebih angka   500 orang.

"Ini perbandingan Samarinda dan Balikpapan terkait angka terkonfirmasih positif Covid-19, sehingga masyarakat Samarinda harus lebih waspada dan berhati-hati, setiap orang yang datang dari Balikpapan harus di screening Covid-19, untuk mencegah penularan penyakit yang diakibatkan virus corona ini,"pesan Hadi Mulyadi pada acara Dialog Publika TVRI Kaltim yang bertajuk Kaltim Perluas Wilayah PPKM Level 4, melalui zoom meeting, Rabu (21/07/2021).

Bukan Samarinda saja yang perlu meningkatkan kewaspadaan dan kehati-hatian terhadap penyebaran Covid-19 ini, lanjut Hadi Mulyadi,  tetapi seluruh kabupaten/kota lainnya, baik yang masuk PPKM level 4 maupun daerah yang belum.

"Untuk memanimalisir  dan memutus mata rantai virus corona, kuncinya ada pada masyarakat  dengan selalu berperilaku disiplin dan menerapkan protokol kesehatan melalu 5M,"tegasnya.

Hadi Mulyadi meminta  kepada seluruh lapisan masyarakat  Kaltim untuk tetap mengutamakan protokol kesehatan.   Karena  masyarakat menjadi garda terdepan dalam upaya menekan penyebaran pandemi virus corona, seiring dengan lonjakan kasus dalam beberapa hari terakhir di wilayah Kaltim.

"Yang perlu mendaptkan perhatian  sekarang ini adalah melakukan pencehagan supaya tidak tejadi penularan, dan inilah seharusnya dikedepankan oleh masyarakat  dan semua pihak, untuk melakukan pencegahan dengan menerapkan secara disiplin 5M,  termasuk mengurangi mobilisasi  dan berinteraksi  kepada yang lain,"tandasnya.

Hadi Mulyadi  mengatakan Pemprov Kaltim melalui Satgas Covid-19 pada masing-masing kabupaten/kota  sebenarnya tidak henti-hentinya menghimbau maupun  mengedukasi masyarakat tentang pentingnya untuk menegakan protokol kesehatan dengan penerapan 5M.(mar)