Dua Pengedar Sabu di Kembang Janggut Ditangkap Polisi

img

(dua pelaku pengedar narkoba yang ditangkap polisi) 

POSKOTAKALTIMNEWS.COM,TENGGARONG- Dua terduga  pengedar narkoba jenis sabu sabu di Kecamatan Kembang Janggut, Kabupaten Kutai Kartanegara, ditangkap polisi, Rabu (28/7/2021).

Dua pengedar obat terlarang itu adalah WA (26) yang merupakan salah satu karyawan perusahaan, yang beralamat di Base Camp sentekan II estate PT Rea Kaltim dan SY (39) merupakan warga Desa Gunung Sari, RT 02 Kecamatan Tabang.

Keduanya ditangkap di lokasi berbeda, WA ditangkap di base camp, kemudian SYi ditangkap di Desa Gunung Sari RT 02 Kecamatan Tabang.

Kapolres Kukar AKBP Arwin Amrih Wientama melalui Kapolsek Kembang Janggut Iptu Hadriansyah mengatakan, penangkapan tersangka tersebut bermula, adanya laporan dari masyarakat bahwa pada Rabu 28 Juli 2021, di base camoe tersebut sering dijadikan transaksi narkoba.

"Atas laporan tersebut, petugas langsung melakukan penyelidikan di tempat tersebut, setelah mengetahui target tersangka, sekitar pukul 23.15 petugas melakukan penggerebekan" kata Hadriansyah,Kamis (29/7/2021).

Kemudian petugas melakukan penggeledahan di base camp tersebut serta diri tersangka, hasil dari penggeledahan petugas mendapatkan 6 poket sabu sabu yang disimpan dalam plastik bening.

Mendapatkan barang bukti tersebut, petugas mengintrogasi terhadap WA. Kepada polisi, WA mengakui barang tersebut adalah miliknya.

"Barang bukti dan tersangka diamankan untuk dilakukan pengembangan, adapun hasil pengembangan ternyata ada satu rekannya yang memiliki sabu di daerah Tabang" jelasnya.

Petugas langsung melakukan penyelidikan ke wilayah Tabang, dan mencurigai seorang warga Desa Gunung Sari RT 02 yang bernama SY. Setelah mengetahui posisi target, petugas melakukan penggeledahan terhadap SY.

"Petugas menemukan 3 poket sabu sabu yang disimpan di plastik bening, ketahuan menyimpan barang haram itu, tersangka dan barang bukti diamankan di Polsek Kembang Janggut untuk dilakukan penyelidikan lebih lanjut" ucapnya.

Adapun barang bukti yang berhasil diamankan petugas yaitu 9 poket sabu sabu dengan total 8,61, pipet kaca, pipet plastik, dan uang hasil penjualan sabu sabu sebanyak Rp. 240.000.

Keduanya dikenakan Pasal 114 ayat (2) Sub Pasal 112 Ayat (2)   UURI NO.35 Tahun 2009 tentang tindak pidana narkotika, dengan ancaman diatas 15 tahun penjara.(*riz)