Polisi Usut Kasus Pengrusakan Sekretariat PMII Kukar

img

(Kondisi pengrusakan sekretariat PMII Kukar)

POSKOTAKALTIMNEWS.COM.KUKAR- Lembaga Penyuluhan dan Bantuan Hukum Nahdlatul Ulama (LPBHNU) Kutai Kartanegara melakukan pendampingan terhadap PMII Kukar untuk pelaporan kasus pengrusakan Sekretariat PMII dan penganiayaan kader PMII dan Banser, ke Polres Kukar Jumat (28/8/2021) malam tadi.

“Sekitar pukul 22.00 Wita kasus pengrusakan sekretariat PMII dan penganiayaan anggota PMII sudah resmi dilaporkan ke Polres Kukar. Kami dari LPBHNU Kukar melakukan pendampingan sampai pukul 05.00 Wita pagi tadi, kemudian berlanjut pagi tadi sampai siang ini,” kata Vanda Lubis, Anggota LPBBNU Kukar yang juga merupakan Ketua Bidang Hukum IKA PMII Kukar kepada Poskotakaltimnews.com, Sabtu (29/8/2021) sore.

Menurutnya, sudah banyak saksi saksi yang dimintai keterangan atas peristiwa tersebut. Pihaknya meminta agar Polres Kukar mengusut tuntas pelaku pengrusakan dan penganiayaan terhadap satu orang kader PMII dan satu anggota Banser Kukar.

”Semua pelaku pengrusakan dan penganiayaan harus diusut secara tuntas, tidak ada kata damai, maka proses hukum harus dijalankan demi menjaga kondusifitas bumi Etam dari tindakan premanisme,” tegasnya.

Sementara itu Ketua Umum PMII Kukar Andika Anugrah Sandi menyampaikan, kejadian itu bermula dari postingan video Rektor Unikarta yang berisi memberikan himbauan untuk bergabung ke suatu organisasi yang ada di Kukar.

"Lalu, sahabat PMII mengupload ke media sosial, sehingga ramai dan terjadilah penyerangan, pemukulan, dan pengrusakan Sekretariat PMII Kukar, PMII dianggap provokator" ujar Andika Anugrah Sandi

Ia menyebutkan, kejadian penyerangan di Sekretariat PMII Kukar sekitar pukul 20.30 wita, yang dilakukan oleh salah satu organisasi yang ada di Kukar dengan masa sekitar 30 orang.

"Banyak massa yang datang, ada 2 rombongan sekitar 3 orang, namun yang masuk ke dalam Sekretariat sekitar 7 orang, saat itu di dalam terjadi pengrusakan fasilitas dan pemukulan" tutupnya.

Sementara itu Kapolres Kukar AKBP Awin Amrin Wientama mengatakan jika Polres Kukar menindaklanjuti terkait kasus pengrusakan Sekretariat PMII Kukar dan penganiayaan.

"Kami mengumpulkan bukti akurat dan keterangan saksi terkait hal tersebut" kata Arwin Amrih Wientama kepada Poskotakaltimnews, Sabtu (28/8/2021)

Ia menyebutkan, oknum yang menyerang Sekretariat PMII Kukar berjumlah lebih dari satu orang. Hingga saat ini belum ditangkap dan belum ada penetapan tersangka.(*riz)