Walaah, Penjual Eskrim Keliling Mau Coba Lakukan Pemerkosaan

img

TENGGARONG, Mengaku Hilaf ingin mengambil Hendphone, Ms (37) seorang laki-laki penjual Es Krim keliling tega memukul kepal perempuan cantik berinisial NU warga Loa Kulu, dengan menggunakan balok 5x10 cm di RT 9 di Jembayan Dalam, Kecaman Loa Kulu,tepanya di pondok kebun sawit milik H Saipul, Senin  (13/2) sekitar pukul 16.00 wita. 

Kapolres Kukar AKBP Fadillah Zulkarnaen melalui Kanit Reskrim Polsek Loa Kulu AIPTU Makmur mengatakan, ketika itu korban datang ke Polsek Loa Kulu mengadukan kalau dirinya akan di perkosa dan menceritakan kejadinya yang menimpa dirinya.

Korban menceritakan kepada petugas, bahwa pada sore itu sekitar pukul 16.00 wita terjadi hujan deras dan korban serta tersangka berteduh di Sebuah pondok dan di situ juga ada seorang penjual rambutan yang berteduh, namun tidak lama kemudian penjual rambutan tersebut pergi.

"Menurut laporan korban dirinya di sekap dari belakang dan korban pun berterik-teriak lalu tersangka ini mengambil balok yang beukuran 50 x10 cm di bawah pondok tersebut dan langsung di pukulkan ke kepala korban sebanyak 2 kali sehingga korban pun langgsung lari sambil berteriak-teriak sehingga tersangka langsung melarikan diri." Ujarnya.

Setelah menerima laporan tersebut, anggota Polsek Loa Kulu pun langsung melakukan penyelidikan, yang mana penyelidikan itu berawal dari ciri-ciri pelaku yang penjual es krim keliling dan berpakaian baju merah.

"Kemudian kita tanyakan kepada kelompok es krim dan hasilya mendapatkan informasi kalo memang ada yang memakai baju merah dan selanjutanya kita mendatangi bos Penjual Es krim di Jalan Selendreng, Kecamatan Tenggarong, lalu kita pancing di situ untuk menyuruh ke rumah bosnya tersebut dan tidak lama sekitar pukul 23.00 wita pelaku datang dan langsung kita tangkap." jelasnya. 

Namun. menurut pengakuan pelaku bahwa bukan seperti itu kejadianya, pelaku mengatakan kalau dirinya hanya ingin mengambil HP  milik korban, sehingga dia mengambil kayu di bawah pondok tersebut dan langsung di pukulkan ke kepala korban sebanyak 2 kali , tapi korban langsung berteriak-teriak lari kejalan dan sempat ada warga yang menjawab ada apa, sehingga pelaku ketakutan dan pelaku pun melarikan diri dengan sepeda motornya. 

Saat ditanya, Ms mengaku dirinya baru berkerja selama 2 bulan dan mengaku Khilaf ingin mengambil Hp korban, karena sudah 2 bulan belum bayar rumah sewaanya. "Anak saya juga minta uang terus, jadi pusing saya pak, saya juga saat itu jualan hanya dapat 85 Ribu dan harus menyetor 65 ribu dan saya sangat menyesal atas perbuatan saya." Ucapnya 

Makmur menambahkan, setelah mengetahui pelaku sudah di tangkap, pihak keluarga korban pun datang ke Polres Kukar yang mana ingin memastikan apakah benar dari Polsek Loa Kulu sudah mengamankan pelakunya dan dari kelurga korban sangan berterimakasih karena memang benar bahwa pelaku tersebut adalah pelaku yg melakukan penganiayaan terhadap kelurganya.

"Kini untuk kondisi korban masih dalam perawatan di rumah sakit dan saat ini tidak bisa kita minta keteranganya sebagaimana dia sebagai korban." Tambahnya 

Atas perbuatanya tersebut pelaku dikenakan Pasal 351 ayat 2 yaitu mengakibat luka berat karena kalo perumpuan luka di wajahnya itu termasuk luka berat dengan ancaman penjara 5 tahun.(dra-poskotakaltimnews.com)