Warga Sampaikan Aspirasi Terkait Pendidikan Hingga Sapras Perkebunan ke Anggota DPRD Kaltim Salehuddin

img

Suasana kegiatan reses Anggota DPRD Kaltim Salehuddin

POSKOTAKALTIMNEWS.COM,KUKAR- Anggota Komisi IV DPRD provinsi Kaltim Salehuddin, S.Sos,S.Fil,M.AP melaksanakan serap aspirasi masyarakat melalui kegiatan Reses.

Kegiatan Reses tersebut di Masa Sidang I 2023 DPRD Kaltim, yang digelar mulai 13 sampai 20 Februari 2023 di daerah pemilihan masing-masing.

Dalam Reses kali ini, mantan Ketua DPRD Kukar tersebut melaksanakannya di 12 titik lokasi di Kukar.

"Kegiatan Reses kali ini lebih tematik dan difokuskan ke pendidikan. Alasannya karena beberapa sekolah di Kukar untuk masalah pendidikan sangat kompleks sehingga perlu diawasi terus menerus, baik mutu pendidikan, sarana prasarana maupun tenaga pengajar. Bukan berarti saya mengabaikan aspek lain, namun pendidikan juga harus dipandang sebagai kebutuhan utama di Kukar, " tuturnya.

Untuk Reses pada pendidikan, Salehuddin mengaku dirinya juga menyerap aspirasi dengan kawan-kawan di sektor pendidikan, salah satunya operator sekolah baik itu sekolah negeri maupun swasta di Kukar.

"Kita mendengarkan beberapa curhatan sekaligus juga harapan mereka terkait dengan profesi mereka yang selama ini memang dari sisi kontrak kerja menurut mereka belum sewajarnya, karena memang kontrak mereka per satu tahun. Kemudian juga sangat ditentukan oleh Kepala Sekolah, harapan mereka SK kontrak minimal 3 tahun dan mereka juga butuh sarana prasarana terkait dengan operator termasuk pengadaan laptop, karena dalam proses penginputan data sekolah tidak terjadi kendala dan ada dibeberapa sekolah Operator ini mengeluhkan beberapa provider yang sinyalnya terbatas sehingga ini sedikit mengganggu kinerja mereka, padahal output yang dikerjakan mereka itu cukup penting, kemudian  juga bagaimana meningkatkan kualitas guru di sekolah, " jelas Saleh.

Ia mengatakan, di sektor pendidikan ini saat Reses juga ada beberapa sekolah yang kita datangi membutuhkan sarana dan prasarana seperti ruang belajar apalagi sebentar lagi proses PPDB, ada beberapa sekolah yang daya tampung untuk peserta didik baru di beberapa sekolah terbatas.

"Contohnya di SMAN 2 Tenggarong Seberang harapannya semoga Pemerintah Provinsi dalam hal ini Disdikbud Kaltim bisa segera merespon hal ini dan tentunya kami siap membantu, " imbuhnya.

Selain sekolah, Salehuddin juga menyerap aspirasi masyarakat di beberapa wilayah di Kukar, salah satunya di Kecamatan Kembang Janggut, disana kami juga ada berdiskusi dengan kelompok perkebunan sawit di Kembang Janggut yang membutuhkan sarana excavator mini untuk meningkatkan produktivitas dan perluasan kebun mereka, termasuk bibitnya.

"Karena sekarang untuk di Kembang Janggut dan sekitarnya harga TBS lebih relatif stabil sehingga ini menjadi komoditas yang cukup prospek disana, sehingga butuh sentuhan dari anggota DPRD Kaltim berupa bantuan sarana dan prasarananya untuk masyarakat, " tandasnya.(adv/pk)