Netralitas dan Profesionalitas: Pesan M Said dalam Simulasi Pemilu Berau
POSKOTAKALTIMNEWS
COM, TANJUNG REDEB : Dalam rangka persiapan penyelenggaraan
pemungutan dan penghitungan suara Pemilu tahun 2024, Pemerintah Kabupaten Berau
bersama Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Berau menyelenggarakan simulasi
pemungutan dan penghitungan suara serta penggunaan aplikasi Sistem Informasi
Rekapitulasi Suara (Sirekap) dalam Pemilu tahun 2024 di Kabupaten Berau.
Simulasi dilaksanakan di Jalan ST.
Aminuddin TPS 14 RT. 05, Tepian Sambaliung Kelurahan Sambaliung, Kecamatan
Sambaliung, Minggu (28/1/2024) pagi. Simulasi ini dihadiri oleh Bupati Berau,
Sri Juniarsih Mas yang di wakili oleh Sekda Berau, M Said.
Sekda Berau, M Said menyampaikan simulasi
ini tentunya bertujuan agar dapat mengetahui prosedur penghitungan dan
rekapitulasi suara pada ajang Pemilu 14 Februari 2024 mendatang secara tepat
dan meminimalisir kesalahan.
"Kegiatan ini juga menjadi tindak
lanjut dari kegiatan serupa, yang kita laksanakan sekitar, satu bulan yang
lalu, yaitu pada tanggal 24 Desember 2023 lalu," tambah Sekda Berau, M
Said.
Untuk itu, selaku Pemerintah Kabupaten
Berau, Sekda menyambut baik dan mengapresiasi upaya KPU Kabupaten Berau pada
hari ini. Karna agenda ini sangat penting, sebab berkaitan dengan kesiapan
semua dalam rangka menyukseskan pesta demokrasi untuk memilih figur-figur
pemimpin yang dapat membawa bangsa dan daerah ini semakin baik ke depan.
Tambah Sekda, Sukses pesta demokrasi di
Kabupaten Berau, yang berjalan aman, tenteram, dan damai merupakan target yang
harus di capai bersama. Oleh karena itu, sinergitas untuk menyukseskan
perhelatan ini haruslah menjadi kewajiban kita semua.
Sekda berharap, rekan-rekan pelaksana agar
menjaga netralitas, profesionalitas, dan akuntabilitasnya. Di samping itu, jaga
kesehatan dan persiapkan diri dengan sebaik-baiknya.
Kemudian, penting untuk tetap
mengedepankan etika dan moralitas, jaga nama baik diri sendiri dan institusi
dan jadilah contoh teladan bagi masyarakat dengan menunjukkan sikap sebagai
warga negara yang baik.
"Saya berpesan, gunakan hak politik kita jangan sampai
pencerai-beraikan kita, jangan sampai membuat ikatan persaudaraan kita menjadi
retak. Mari memilih pemimpin yang terbaik menurut nurani masing-masing, tanpa
perlu mendiskreditkan pihak yang lain," tuturnya.
Katanya, semua pihak harus waspada agar tidak gampang terhasut oleh hal-hal yang dapat merusak kerukunan dan marilah menjaga persatuan dan kesatuan.
Pesan akhir dari Sekda Berau adalah
harapannya agar Pemilu 2024 dapat berjalan aman, lancar, dan melibatkan
partisipasi publik yang optimal, memberikan dampak positif bagi kemajuan bangsa
dan negara, khususnya Kabupaten Berau dan diharapkan dapat menjalani pesta
demokrasi dengan penuh kedamaian. (Sep/Nad)