Pererat Hubungan Dengan Media Keluarga Besar Hj Syarifatul Sahur Bersama di Penghujung Ramadan
POSKOTAKALTIMNEWS,
BERAU : Pada dini
hari pukul 02.00 WITA di Komplek Perum Berau Indah, Selasa (9/4/2024),
terdengar suara canda ceria mewarnai acara makan Sahur bersama di kediaman keluarga besar H.M Hadi Mustafa - ibu Hj Syarifatul bersama para awak media yang ada Kabupaten Berau.
Acara ini menjadi momen yang tak
terlupakan di penghujung bulan suci Ramadan 1445 atau Sahur terakhir bulan Puasa.
Dalam suasana yang penuh
kehangatan, para tamu undangan, terutama para wartawan, diberikan kesempatan
untuk berbaur dengan keluarga besar H.M. Hadi Mustafa dan Ibu Hj. Syarifatul.
Suasana yang santai dan akrab memperkuat
ikatan antara keluarga dan media, menciptakan jalinan komunikasi yang lebih
erat dan menyenangkan.
Tak hanya sekadar menikmati
hidangan sahur yang lezat, namun juga terjadi diskusi dan tukar pikiran
mengenai nilai-nilai yang terkandung dalam ibadah puasa. H.M. Hadi Mustafa dan
Ibu Hj. Syarifatul membagikan pandangan dan pengalaman pribadi mereka tentang
bagaimana puasa tidak hanya menjadi penahan lapar dan haus, tetapi juga sebagai
pelajaran tentang kesabaran, keikhlasan, dan pengendalian diri.
Dalam sambutannya, Syarifatul
syadiah menyampaikan pentingnya memperkuat akhlak luhur dan budi pekerti dalam
menjalani ibadah puasa.
Kata Syarifatul, Puasa bukan hanya
tentang menahan lapar dan haus, tetapi lebih dari itu, puasa adalah kesempatan
untuk memperbaiki diri, menumbuhkan sikap rendah hati, dan meningkatkan
kepedulian terhadap sesama.
"Melalui puasa, kita
diajarkan untuk bersikap sabar dalam menghadapi ujian, serta meningkatkan
kualitas hubungan kita dengan Allah SWT dan sesama manusia," Ucap Syarifatul.
Acara sahur bersama ini diharapkan
dapat menjadi momentum untuk mempererat hubungan antara keluarga besar H.M.
Hadi Mustafa dan awak media, serta meningkatkan pemahaman akan nilai-nilai
spiritual yang terkandung dalam ibadah puasa.
"Semoga kebersamaan ini juga memberikan inspirasi bagi masyarakat Kabupaten Berau untuk menjalani ibadah puasa dengan penuh keikhlasan dan kesadaran akan pentingnya memperbaiki akhlak dan budi pekerti," imbuhnya.
Dengan penuh harap, kita berdoa
agar Ramadhan tahun 2024 membawa maghfirah, keberkahan, dan pembebasan dari
siksa neraka bagi kita semua. Dan semoga kita semua diberikan kesempatan untuk
bertemu kembali di bulan Ramadhan tahun depan, dengan hati yang lebih bersih
dan jiwa yang lebih suci. (Sep/Nad)