DLH Diminta Aktif Tangani Limbah Minyak di Balikpapan, DPRD: "Sanksi Harus Tegas!"

img

Wakil Ketua DPRD Kota Balikpapan, Sabaruddin Panrecalle

POSKOTAKALTIMNEWS,BALIKPAPAN: Wakil Ketua DPRD Kota Balikpapan, Sabaruddin Panrecalle, menyerukan agar Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Balikpapan lebih aktif menangani tumpahan minyak yang mencemari kawasan pemukiman atas air di Balikpapan Barat.

Ia menegaskan bahwa pencemaran ini harus dihadapi dengan sanksi pidana, bukan hanya sanksi administratif.

"Komisi III meminta agar sanksi hukumnya dipertegas. Bukan hanya sanksi administratif, tetapi juga sanksi pidana karena pencemaran lingkungan. Dampaknya sangat serius terhadap lautan Balikpapan yang tercemar," ujar Sabaruddin, Jum'at (31/5/2024).

Sabaruddin menambahkan bahwa DPRD Balikpapan sudah memberikan pernyataan, namun langkah konkret dari DLH sangat dibutuhkan.

"Langkah konkretnya adalah segera memanggil pihak terkait, mengadakan Rapat Dengar Pendapat (RDP), dan meminta pertanggungjawaban mereka," tambahnya.

Ia menekankan bahwa jika terbukti ada unsur kesengajaan dan pidana, maka pelaku harus diproses hukum.

"Terapkan Undang-Undang yang ada. Jangan biarkan Pertamina membuang limbah seenaknya di laut," tegasnya.

Menurut Sabaruddin, masalah ini sangat serius dan harus ditangani secara hukum.

"Dampaknya sangat besar, dan DLH harus menjadi pihak yang paling aktif menyuarakan masalah ini. Jika mereka tidak bertindak, kami akan segera memanggil mereka," pungkasnya.

Sementara itu, Sabaruddin juga menyoroti pentingnya koordinasi antar-instansi terkait untuk menyelesaikan masalah ini.

"Kerjasama antara DLH, DPRD, dan instansi lain sangat penting agar masalah ini bisa diselesaikan dengan tuntas dan tidak berulang," kata Sabaruddin.

Ia berharap DLH dapat segera bertindak dan mengambil langkah-langkah yang diperlukan untuk menangani tumpahan minyak ini.

"Jangan sampai lingkungan dan kesehatan warga terancam karena kelalaian. DLH harus berperan aktif dan menunjukkan komitmen mereka dalam menjaga lingkungan," tutupnya.

Dengan langkah tegas dan koordinasi yang baik, diharapkan masalah tumpahan minyak ini dapat segera teratasi dan Balikpapan tetap terjaga kelestarian lingkungannya.(adv/rud)