Disperindag Kukar Targetkan 10 Juli 2024 Untuk Relokasi Pedagang ke Pasar Mangkurawang

img

POSKOTAKALTIMNEWS, KUKAR : Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kukar menargetkan 20 hari kedepan pedagang pasar Tangga Arung akan direlokasi ke Pasar Mangkurawang 2, mengingat pembangunan pasar Tangga Arung dilanjutkan.

 

Plt Kepala Disperindag Kukar Sayid Fhatullah mengatakan, ada 88 pedagang yang akan direlokasi ke pasar Mangkurawang. Mereka diberikan waktu sekitar hingga 10 Juli 2024 untuk bersiap siap mengemas barang barangnya.

 

"Pedagang yang direlokasi yaitu memiliki petak beton, dan yang terdampak langsung terhadap pembangunan pasar Tangga Arung," paparnya Sayid Fhatullah pada Poskotakaltimnews usai sosialisasi relokasi bersama pedagang, di Pasar Tangga Arung, Jum'at (14/6/2024).

 

Sementara saat ini Disperindag tengah mempersiapkan petak atau stand, untuk 88 pedagang yang akan direlokasi. Dari 88 pedagang yang akan direlokasi, masih ada sekitar 256 pedagang nantinya akan direlokasi juga secara bertahap ke Pasar Mangkurawang.

 

"Saat ini kita sedang menyiapkan petak seperti fasilitasi umum dan lainnya untuk 88 pedagang itu, untuk sisanya akan direlokasi secara bertahap," ucapnya.

 

Relokasi pedagang pasar Tangga Arung ke Pasar Mangkurawang telah disepakati oleh para pedagang. Mereka bersedia untuk direlokasi demi kelancaran pembangunan pasar Tangga Arung.

 

"Pedagang antusias untuk direlokasi, kami meusatkan mereka yang direlokasi tahap kedua ini hanya di Pasar Mangkurawang. Karena kalau bangun gedung baru lagi akan menambah biaya," ujarnya.

 

Antusias pedagang untuk direlokasi merupakan bagian dari mendukung program pembangunan pemerintah daerah. Adapun jenis pedagang yang direlokasi ialah, pakaian, elektronik, aksesoris, kuliner dan lainnya.

 

Pihaknya meminta kepada pedagang untuk tak perlu khawatir tidak ada pengunjung atau pembeli. Para pedagang bisa mempromosikan dagangannya saat ini melalui online atau marketplace

 

"Mereka harus mengikuti perkembangan zaman, karena saat ini sekitar 80 persen mekanisme perdagangan melalui online," ungkapnya.

Ia juga menyebutkan, pembangunan pasar Tangga Arung ini sebanyak 703 petak. Pembangunan itu berdasarkan pendataan yang telah dilakukan Disperindag Kukar. (adv/riz)