Dorong Pelaku Usaha Masuk SIINAS, Disperindag Kukar Siap Lakukan Pendampingan
Kegiatan pemantauan
dan evaluasi kepatuhan pelaku usaha (pict :riz/pk)
POSKOTAKALTIMNEWS,
KUKAR : Sebanyak
40 pelaku usaha mengikuti kegiatan pemantauan dan evaluasi kepatuhan perusahaan
industri dan perusahaan kawasan industri, dalam penyampaian data Sistem
Informasi Industri Nasional (SIINAS). Kegiatan tersebut digelar oleh Dinas
Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kukar, di Hotel Grand Fatma
Tenggarong, Senin (5/8/2024).
Adapun tujuan dari kegiatan itu
ialah, memberikan pemahaman kepada pelaku usaha untuk mendaftarkan usahanya ke
SIINAS. Agar usaha mereka bisa berkembang lebih luas.
"Bagi usaha yang belum masuk
ke dalam SIINAS bisa segera mendaftarkan, atau yang mengalami perubahan usaha
bisa diperbaiki by datanya," kata Plt Kepala Disperindag Kukar Sayid
Fhatullah pada poskotakaltimnews.
Dalam kegiatan ini, pihaknya
menghadirkan narasumber yang telah memiliki sertifikasi dari Provinsi Kaltim
dan Dinas Penanaman Modal Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP). Materi yang disampaikan
yaitu cara masuk ke dalam SIINAS diantaranya harus memiliki NIB, terdaftar di
OSS dan lainnya.
"Pelaku usaha yang hadir saat
ini dari berbagai jenis baik itu UMKM, handicraft hingga produk unggulan ekspor
seperti lidi nipah," ucapnya.
Dirinya berharap, pelaku usaha
memiliki kesadaran tinggi untuk mendaftarkan usahanya ke dalam SIINAS. Pemkab
Kukar ditargetkan oleh Pemprov Kaltim sebanyak 160 pelaku usaha yang mendaftar
SIINAS, sejauh ini telah 50 persen dari target itu telah masuk SIINAS.
"Kalau kesadaran mereka masih
rendah, maka mereka sendiri yang mengalami dampak dari penjualan produk itu
sendiri," jelasnya.
Sementara itu Kepala Bidang
Promosi Informasi dan Industri Disperindag Kukar Hamidin menyebutkan, kegiatan
ini untuk memastikan setiap pelaku usaha dalam menjalankan kewajiban pelaporan
data sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
"Untuk mencapai tujuan
pembangunan industri yang berkelanjutan, mereka harus menjalankan kewajiban
pelaporan data," sebut Hamidin yang juga peserta aksi perubahan (Akper)
dengan judul Revitalisasi dan Validasi Data Promosi Produksi Industri
(Reproduksi) di Kukar.
Melalui kegiatan ini, juga
memberikan wadah bagi pelaku usaha untuk berdiskusi terhdap permasalahan,
tantangan yang dihadapi serta mencarikan solusinya.
"Antusias peserta sangat luar
biasa menyambut kegiatan ini, mereka saling berdiskusi melalui forum yang telah
kita sediakan," ujarnya.
Salah satu peserta Nur Hidayah menyambut baik kegiatan ini. Menurutnya, kegiatan ini sangat penting untuk dilaksanakan karena dapat memberikan ilmu baru, terhadap pengembangan usahanya.
"Saya pribadi, kegiatan ini
untuk menambah pengalaman dalam menjalankan usaha. Semoga kegiatan seperti ini
terus dilaksanakan," ungkap Nur Hidayah. (adv/riz)